Klinik Tahsin Lansia Buktikan Semangat Mengaji Tak Pernah Terlambat

Klinik Tahsin Lansia Buktikan Semangat Mengaji Tak Pernah Terlambat

Klinik Tahsin Lansia kembali menorehkan kebahagiaan melalui kegiatan Khataman Bin Nadhor yang digelar pada hari senin 8 desember 2025 bagi tiga santri yang telah menyelesaikan bacaan Al-Qur’an secara penuh. Kegiatan ini menjadi momentum penuh haru dan syukur, sekaligus bukti bahwa semangat belajar Al-Qur’an tidak mengenal batas usia.

Tiga santri yang mengikuti dan dinyatakan khatam dalam kegiatan tersebut adalah Mbah Suwanti, Ibu Yuni, dan Ibu Menik. Dengan penuh ketekunan dan kesabaran, ketiganya mengikuti proses pembelajaran tahsin hingga mampu menyelesaikan bacaan Al-Qur’an secara bin nadhor sesuai kaidah yang diajarkan.

Kegiatan khataman ini dilaksanakan secara sederhana namun sarat makna. Suasana khidmat terasa ketika para santri melantunkan ayat-ayat terakhir Al-Qur’an, disaksikan oleh para pengajar dan sesama peserta Klinik Tahsin Lansia. Tangis haru pun tak terbendung, mencerminkan kebahagiaan atas pencapaian spiritual yang luar biasa.

Miss Ira selaku assatidz pengajar menyampaikan rasa bangga dan syukur atas capaian para santri lansia. Ia menuturkan bahwa proses belajar para santri penuh dengan perjuangan, namun dibarengi semangat yang luar biasa. “Ini adalah bukti bahwa usia tidak menjadi penghalang untuk mendekatkan diri kepada Al-Qur’an. Justru semangat para ibu dan mbah ini menjadi teladan bagi kita semua,” ungkap Miss Ira.

Lebih lanjut, Miss Ira berharap kegiatan ini dapat memotivasi para lansia lainnya untuk tidak ragu belajar membaca Al-Qur’an. Menurutnya, Klinik Tahsin Lansia hadir sebagai ruang yang ramah, sabar, dan penuh pendampingan agar para peserta merasa nyaman dalam proses belajar.

Salah satu peserta khataman, Mbah Suwanti, turut mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya. Ia mengaku tidak pernah menyangka bisa menyelesaikan bacaan Al-Qur’an hingga khatam. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Terima kasih kepada ustadzah yang sabar membimbing kami. Semoga bacaan saya terus diperbaiki dan menjadi amal jariyah,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.

Melalui kegiatan Khataman Bin Nadhor ini, Klinik Tahsin Lansia menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi para lansia dalam belajar Al-Qur’an. Diharapkan, program ini tidak hanya melahirkan santri yang mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga menumbuhkan kecintaan dan kedekatan hati kepada Kalamullah hingga akhir hayat.