Imam Muda Hadir di Tengah ODGJ, Sholat Jumat Penuh Makna di Masjis Pondok Rehabilitasi

Imam Muda Hadir di Tengah ODGJ, Sholat Jumat Penuh Makna di Masjis Pondok Rehabilitasi
Imam Muda Hadir di Tengah ODGJ, Sholat Jumat Penuh Makna di Masjis Pondok Rehabilitasi
Imam Muda Hadir di Tengah ODGJ, Sholat Jumat Penuh Makna di Masjis Pondok Rehabilitasi

Siang itu suasana di Yayasan Pondok Rehabilitasi Pak Purnomo terasa lebih khidmat dari biasanya. Para sahabat binaan perlahan berkumpul di ruang ibadah sederhana yang berada di area pondok. Di tempat itulah Program Imam Muda dari PPPA Daarul Qur'an Jawa Timur hadir untuk membersamai mereka dalam pelaksanaan sholat berjamaah dan sholat Jumat bersama

Ruang ibadah tersebut merupakan bagian dari masjid yang saat ini tengah dibangun oleh Pak Purnomo untuk para santri rehabilitasi. Masjid itu lahir dari sebuah perjalanan yang tidak mudah. Sebelum pembangunan dimulai, Pak Purnomo kerap mengajak para santri rehabilitasi untuk melaksanakan sholat berjamaah di masjid warga sekitar. Namun tidak jarang kehadiran mereka mendapatkan pandangan sinis bahkan kritik dari sebagian masyarakat.

Alih-alih merasa patah semangat, pengalaman tersebut justru menjadi motivasi bagi Pak Purnomo untuk menghadirkan ruang ibadah sendiri bagi para santri binaannya. Ia ingin para sahabat rehabilitasi memiliki tempat yang aman dan nyaman untuk beribadah, tanpa rasa takut atau merasa tidak diterima.

Kini, meskipun pembangunan masjid masih berlangsung, tempat tersebut sudah mulai digunakan untuk kegiatan ibadah bersama. Di ruang sederhana itu, para sahabat binaan berdiri dalam satu saf mengikuti sholat berjamaah yang dipimpin oleh Imam Muda dari PPPA Daarul Qur'an.

Melalui khutbah yang disampaikan dengan bahasa sederhana dan penuh ketenangan, Imam Muda mengajak para jamaah untuk tidak pernah kehilangan harapan. Setiap manusia, terlepas dari masa lalunya, selalu memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan kembali mendekat kepada Allah.

Bagi PPPA Daarul Qur'an, kehadiran Imam Muda di pondok rehabilitasi ini menjadi bagian dari komitmen dakwah untuk menjangkau masyarakat yang sering berada di ruang-ruang yang terlupakan. Dari masjid yang sedang dibangun ini, perlahan tumbuh harapan baru bahwa tempat ibadah bukan hanya menjadi ruang sholat, tetapi juga menjadi ruang pemulihan bagi hati yang ingin kembali kepada Allah.