Tangis Haru Warnai Penutupan Pesantren Holiday PPPA Jatim

Tangis Haru Warnai Penutupan Pesantren Holiday PPPA Jatim

Malang 25/12, rangkaian kegiatan Pesantren Holiday yang diselenggarakan oleh PPPA Daarul Qur’an Jawa Timur resmi ditutup dengan penuh haru dan makna. Acara penutupan yang digelar pada hari terakhir kegiatan ini menjadi momen emosional bagi para santri dan orang tua, khususnya melalui persembahan penampilan santri bertajuk “Spesial Hari Ibu.”

Dalam penampilan tersebut, para santri mempersembahkan lantunan ayat suci Al-Qur’an, puisi, serta ungkapan cinta dan doa untuk orang tua, terutama ibu. Suasana aula mendadak dipenuhi isak tangis haru para wali santri yang tak kuasa menahan emosi melihat ketulusan dan keberanian anak-anak mereka tampil dengan penuh penghayatan.

Salah satu orang tua santri mengaku terharu dan bangga atas perubahan positif yang ditunjukkan putra-putrinya selama mengikuti Pesantren Holiday.

“Melihat anak kami berani tampil, menyampaikan doa dan rasa cinta kepada orang tua, ini adalah hadiah yang sangat berharga,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Acara penutupan juga diisi dengan Seminar Parenting yang disampaikan oleh Ustadz Sholikin, M.E. Dalam materinya, Ustadz Sholikin menekankan pentingnya peran orang tua dalam membentuk karakter anak melalui keteladanan, komunikasi yang penuh kasih, serta pendidikan Al-Qur’an sejak dini.

“Anak-anak adalah amanah. Ketika orang tua dan lembaga pendidikan berjalan seiring, insyaAllah akan lahir generasi Qur’ani yang kuat secara akhlak dan mental,” tutur Ustadz Sholikin dalam penyampaian materinya.
Pesantren Holiday PPPA Daarul Qur’an Jawa Timur sendiri merupakan program pembinaan intensif yang dirancang untuk mengisi masa liburan anak dengan kegiatan edukatif, spiritual, dan pembentukan karakter berbasis nilai-nilai Al-Qur’an.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, PPPA Daarul Qur’an Jawa Timur berharap nilai-nilai kebaikan, kedisiplinan, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an yang telah ditanamkan dapat terus tumbuh dan diamalkan oleh para santri dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah maupun di lingkungan masyarakat.

Acara ditutup dengan doa bersama dan pelukan hangat antara santri dan orang tua, meninggalkan kesan mendalam bahwa Pesantren Holiday bukan sekadar kegiatan liburan, tetapi perjalanan hati yang menguatkan ikatan keluarga melalui cahaya Al-Qur’an.

Oleh: Diah Fitriatus Sholihah-PPPA Daarul Qur’an Jawa Timur