Peduli Dampak Karhutla, Laznas PPPA Daarul Qur’an Sulsel Bagikan 2.000 Masker untuk Warga Makassar

Peduli Dampak Karhutla, Laznas PPPA Daarul Qur’an Sulsel Bagikan 2.000 Masker untuk Warga Makassar
Peduli Dampak Karhutla, Laznas PPPA Daarul Qur’an Sulsel Bagikan 2.000 Masker untuk Warga Makassar
Peduli Dampak Karhutla, Laznas PPPA Daarul Qur’an Sulsel Bagikan 2.000 Masker untuk Warga Makassar
Peduli Dampak Karhutla, Laznas PPPA Daarul Qur’an Sulsel Bagikan 2.000 Masker untuk Warga Makassar
vickypedulidisabilitas
vickypedulidisabilitas
vickypedulidisabilitas

Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan turut menjadi perhatian masyarakat di Makassar, Sulawesi Selatan. Dalam beberapa hari terakhir, Makassar diselimuti kabut asap. Berdasarkan data BMKG Wilayah IV Makassar, konsentrasi PM2.5 tercatat mencapai 131,3 µg/m³ pada 14 Oktober 2026, yang masuk dalam kategori tidak sehat.

Merespons kondisi tersebut, Laznas PPPA Daarul Qur’an Sulawesi Selatan bersama sembilan lembaga yang tergabung dalam Forum Zakat (FOZ) Wilayah Sulawesi Selatan menggelar aksi pembagian masker pada Jumat, 16 Oktober 2026. Sebanyak 2.000 masker dibagikan kepada warga yang beraktivitas di jalanan.

Melalui kegiatan ini, Laznas PPPA Daarul Qur’an Sulsel bersama lembaga-lembaga yang terlibat berupaya menghadirkan kepedulian melalui langkah sederhana yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Aksi ini juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong dan kolaborasi antarlembaga dalam merespons dampak bencana.

Penanggung Jawab PPPA Daarul Qur’an Sulsel, Febbi Budihartadi, berharap pembagian masker ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan melindungi diri dari paparan asap akibat karhutla.

“Melalui pembagian masker ini, kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan melindungi diri dari paparan asap akibat karhutla yang terjadi di Kalimantan dan sekitarnya. Semoga kondisi ini segera membaik dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman,” ujar Febbi.