Di Lereng Merapi, Mbak Jumini Menjaga Api Al-Qur'an di Tengah Keterbatasan

Di Lereng Merapi, Mbak Jumini Menjaga Api Al-Qur'an di Tengah Keterbatasan
vickypedulidisabilitas
vickypedulidisabilitas
vickypedulidisabilitas

Pagi di lereng Gunung Merapi selalu diselimuti udara dingin. Di tengah kesederhanaan hidup, Mbak Jumini melangkah menuju Kampung Qur'an Merapi untuk menemui anak-anak yang telah menantinya belajar Al-Qur'an.

Ia bukan sosok yang hidup berkecukupan. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Jumini menjalani berbagai pekerjaan serabutan, mulai dari menambang pasir, bekerja di laundry, hingga mencari rumput. Namun, ada satu pengabdian yang tak pernah ia hitung dengan upah: menjadi guru Al-Qur'an.

Selepas erupsi Merapi 2010, bukan hanya rumah yang perlu dibangun kembali, tetapi juga harapan masyarakat. Melalui amanah sedekah para donatur Laznas PPPA Daarul Qur'an, lahirlah Kampung Qur'an Merapi sebagai ruang belajar sekaligus tempat menguatkan kembali kehidupan spiritual warga.

Di tempat inilah Mbak Jumini memilih mengabdi. Meski tubuhnya lelah setelah bekerja, setiap sore ia tetap hadir menyambut anak-anak dengan senyum dan pertanyaan yang selalu sama, "Sudah siap murojaah hari ini?"

Berkat pendampingan para da'i dan ketulusan para pengajar, suasana Merapi perlahan berubah. Jika dahulu anak-anak lebih banyak menghabiskan waktu di jalan, kini menjelang Magrib mereka berbondong-bondong menuju Kampung Qur'an. Ada yang mulai mengenal huruf hijaiyah, ada pula yang terus menambah hafalan Al-Qur'an.

Bagi Mbak Jumini, kebahagiaan bukan diukur dari besarnya penghasilan, melainkan saat melihat anak-anak yang dulu belum mengenal Al-Qur'an kini mampu membaca dan menghafalnya dengan penuh semangat.

Kampung Qur'an Merapi menjadi bukti bahwa sedekah tidak berhenti saat bangunan berdiri. Sedekah terus hidup melalui para da'i, para guru, dan anak-anak yang tumbuh menjadi generasi pecinta Al-Qur'an.

Di balik lantunan ayat yang kini menggema di lereng Merapi, ada perjuangan seorang perempuan sederhana yang memilih terus mengajar di tengah kerasnya kehidupan. Melalui amanah para donatur Laznas PPPA Daarul Qur'an, Mbak Jumini menjadi salah satu penjaga cahaya Al-Qur'an, membuktikan bahwa kebaikan bukan hanya membangun tempat, tetapi juga membangun manusia dan masa depan generasi Merapi. (ARA)