Berminggu-minggu Kesulitan Air, 320 Warga Cirebon Kini Terima Bantuan Air Bersih
Sebanyak 9.000 liter air bersih disalurkan kepada 320 warga Dusun Cihanjuang, Desa Karangwuni, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon, pada Sabtu (17/10/2026). Bantuan ini merupakan respons terhadap kekeringan berkepanjangan yang masih melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Cirebon.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon yang dirilis pada 14 Oktober 2026, sebanyak 25.969 jiwa dari 7.489 kepala keluarga (KK) terdampak kekeringan dan krisis air bersih. Dampak tersebut tersebar di 12 desa di wilayah Kabupaten Cirebon.
Kondisi kekeringan yang belum mereda mendorong Pemerintah Kabupaten Cirebon memperpanjang status siaga darurat kekeringan hingga 31 Oktober 2026. Situasi ini membuat pemenuhan kebutuhan air bersih menjadi tantangan bagi masyarakat terdampak.
Kepala Kantor Layanan PPPA Daarul Qur’an Cirebon, Ust. Unbar Hadi, S.E., menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen lembaga untuk hadir mendampingi masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan.
“Melalui penyaluran ini, kami berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar air bersih masyarakat Cihanjuang. Air merupakan kebutuhan vital bagi kehidupan sehari-hari. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para donatur dan seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya program kemanusiaan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada para donatur dan seluruh pihak yang telah mendukung penyaluran air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan di wilayah Cirebon. Semoga setiap kebaikan ini menjadi amal jariyah dan mendatangkan keberkahan bagi kita semua,” tambahnya.
Warga Dusun Cihanjuang menyambut bantuan tersebut dengan penuh rasa syukur. Selama berminggu-minggu, mereka harus menempuh jarak cukup jauh untuk mendapatkan air atau mengeluarkan biaya untuk membeli air demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Melalui bantuan ini, diharapkan kebutuhan air bersih warga, baik untuk konsumsi, beribadah, maupun keperluan rumah tangga, dapat terbantu untuk sementara waktu. Penyaluran ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya solidaritas dan kepedulian bersama dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan.


