PPPA Daarul Qur'an Banten Kunjungi Ibu Rofiah yang Tinggal di Gubuk Reot

PPPA Daarul Qur'an Banten mengunjungi Bu Rofiah, warga Kampung Baru Nagreg, Kelurahan Gunung Sugih, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, yang kabarnya sempat viral di media online dan media sosial.

PPPA Daarul Qur'an Banten Kunjungi Ibu Rofiah yang Tinggal di Gubuk Reot
hari-santri-daarul-quran
hari-santri-daarul-quran

PPPA Daarul Qur'an Banten mengunjungi Bu Rofiah, warga Kampung Baru Nagreg, Kelurahan Gunung Sugih, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, yang kabarnya sempat viral di media online dan media sosial.

Didampingi tetangga dan tokoh masyarakat setempat, Dewatara, selaku Kepala Cabang PPPA Daarul Qur'an Banten berbincang hangat dengan Bu Rofiah

Tetangganya berkata, "beginilah kondisi rumahnya pak, gubuk kayu yang sudah reot, dindingnya plastik dan berlantaikan tanah".

Berdasarkan informasi dari tokoh masyarakat setempat, Bu Rofiah terpaksa tinggal di sini karena kemiskinan yang menderanya. Suaminya meninggal kurang lebih setahun yang lalu, karena sakit.

Ia juga sempat menanam kacang untuk dijual. Namun, karena kondisi yang sakit-sakitan membuat Bu Rofiah tidak sanggup untuk bekerja lagi. 

Bu Rofiah memiliki seorang anak yang duduk di bangku kelas 3 SMA. Untuk keperluan sehari-hari dan pendidikan anaknya, ia dibantu oleh masyarakat setempat.

Gubug yang dimiliki Bu Rofiah ini berdiri di atas lahan salah satu perusahaan yang ada di Kota Cilegon. Sebelum adanya perluasan industri, untuk sementara ia bertahan di sini.

Tujuan kedatangan PPPA Daarul Qur'an Banten ke kediaman Bu Rofiah adalah untuk menyalurkan bantuan dari para donatur. Bantuan tersebut juga diserahkan oleh Dewatara.

"Kami datang ke sini hanya memberikan sedikit bantuan berupa sembako. Untuk selanjutnya kami akan mengabarkan kepada donatur tentang kondisi yang ibu alami," ujar Dewatara.

"InsyaAllah, dengan kita saling mendoakan, mudah-mudahan satu-persatu kesusahan ibu di sini Allah mudahkan. Apakah nanti kita kontrakkan rumah dan juga diberikan pelatihan dan modal usaha. Berhubung anak ibu juga termasuk salah satu yang berprestasi di sekolah, kami juga akan berusaha semaksimal mungkin menyalurkan beasiswa pendidikan tinggi kepada anak ibu." imbuhnya.

Bu Rofiah pun membalasnya dengan ucapan terima kasih dan senyum bahagia. "Terima Kasih banyak ya pak," ujar Bu Rofiah.