Teladan dari Dalam, Amil Laznas PPPA Daarul Qur'an Patungan Qurban untuk 451 Keluarga Penerima Manfaat
TANGERANG, 28 Mei 2026 — Di tengah kesibukan mengelola ratusan amanah qurban dari para donatur di seluruh Indonesia, para amil Laznas PPPA Daarul Qur'an memilih untuk tidak sekadar menjadi pengelola. Mereka membuktikan sesuatu yang lebih dari itu: mereka ikut berqurban — dari kantong sendiri, secara patungan, untuk sesama.
Bertempat di halaman Kantor PPPA Darul Qur'an, Kawasan Bisnis CBD Ciledug, Tangerang, Laznas PPPA Darul Qur'an melaksanakan penyembelihan hewan qurban dalam program bertajuk Qurban SDI (Sumber Daya Insani) — sebuah program qurban patungan yang digagas dan dibiayai secara mandiri oleh para amil dan karyawan lembaga.
Dari Gaji Sendiri, untuk Sesama
Program Qurban SDI lahir dari satu kesadaran sederhana namun bermakna dalam: para amil yang sehari-hari menjadi perantara kebaikan orang lain, ingin merasakan sendiri kebahagiaan menjadi shahibul qurban.
Melalui skema patungan yang melibatkan seluruh Sumber Daya Insani Laznas PPPA Darul Qur'an, terkumpul dana yang cukup untuk membeli empat ekor sapi dan lima ekor domba. Ditambah dengan sejumlah hewan qurban dari amanah para donatur, seluruhnya disembelih dan didistribusikan pada hari yang sama.
Total 451 Kepala Keluarga menerima manfaat langsung dari kegiatan ini — sebagian besar adalah para driver ojek online dan warga dhuafa yang bermukim di sekitar kantor lembaga di wilayah Ciledug, Tangerang.
Direktur Turun Tangan Langsung
Direktur Laznas PPPA Darul Qur'an, Ibu Dwi Kartikaningsih, tidak hanya hadir sebagai pemimpin yang menyaksikan dari kejauhan. Beliau terlibat langsung dalam setiap tahap kegiatan — mulai dari prosesi penyembelihan yang dilaksanakan sejak pagi hari, ikut serta dalam proses pencacahan daging bersama para amil, hingga menyerahkan langsung paket daging kepada para penerima manfaat.
"Saya ingin tim kami merasakan sendiri bahwa menjadi amil bukan berarti hanya menjadi jembatan kebaikan orang lain. Kita juga bisa — dan harus — menjadi pelaku kebaikan itu sendiri. Qurban SDI ini adalah wujud nyata dari nilai yang selama ini kami pegang: bahwa amil yang baik adalah amil yang juga berqurban," ungkap Dwi Kartikaningsih kepada awak media.
Kegiatan yang melibatkan lebih dari 50 amil dan staf ini berlangsung dengan penuh semangat kekeluargaan. Sejak sebelum matahari terbit, tim sudah bergerak menyiapkan lokasi dan peralatan. Suasana takbir, kebersamaan, dan tawa kecil antar amil mewarnai setiap sudut halaman kantor sepanjang hari.
Menyentuh Hati Para Pejuang Nafkah
Pemilihan penerima manfaat — khususnya para driver ojek online — bukan tanpa alasan. Laznas PPPA Darul Qur'an memandang para driver ojek online sebagai representasi nyata dari kaum pekerja keras yang kerap terlupakan dalam distribusi manfaat sosial: hadir setiap hari melayani orang lain, namun jarang sekali menjadi pihak yang dilayani.
"Mereka adalah para pejuang nafkah. Setiap hari mengantarkan kebahagiaan orang lain — di bawah terik matahari, di tengah hujan. Hari ini giliran kami yang mengantarkan kebahagiaan untuk mereka," tutur Dwi Kartikaningsih saat menyerahkan paket kepada salah satu driver.
Respons para penerima manfaat pun penuh haru. Banyak di antara para driver yang mengungkapkan rasa terima kasih dan terkejut mendapat perhatian langsung dari sebuah lembaga zakat nasional.
Tentang Laznas PPPA Darul Qur'an
Laznas PPPA Darul Qur'an (Lembaga Amil Zakat Nasional Program Pembibitan Penghafal Al-Qur'an Darul Qur'an) adalah lembaga amil zakat nasional yang telah berdiri lebih dari satu dekade dan fokus pada program pemberdayaan berbasis Al-Qur'an. Lembaga ini melayani pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan qurban yang tersalurkan kepada jutaan penerima manfaat di seluruh penjuru Indonesia. Taqabbalallahu minna wa minkum. Semoga Allah menerima seluruh amal ibadah kita. (AZS/ARA)


