Kebahagiaan Febri, Santri Nurul Qur’an Patuk Dapat Lanjutkan Sekolah

Kebahagiaan Febri, Santri Nurul Qur’an Patuk Dapat Lanjutkan Sekolah
beasiswa-idaqu
beasiswa-idaqu
beasiswa-idaqu

Febri Nur Hidayat (15), salah satu santri Rumah Tahfidz Nurul Qur’an Patuk asal Bantul akhirnya dapat tersenyum bahagia setelah mendengar kabar bahwa dirinya akan melanjutkan sekolah ke SMK dengan jurusan impiannya yaitu Teknik Perangkat Lunak. Febri tidak percaya mendengar kabar yang baru saja datang itu, sampai ia menyaksikan secara langsung uang pendaftaran diterima pengasuh Rumah Tahfidz Nurul Qur’an, Ustadz Khairon yang juga memberitahukan pada dirinya.

“Abi, Febri, dan Rizky besok ke sekolah, ke TU atau bagian penerima pendaftaran siswa baru untuk bayar uang masuk ini ya. Harus besok, lebih cepat-lebih baik,” kata Ustadz Khairon kepada Febri dan kedua temannya yang juga mendapatkan beasiswa pendidikan BUY.

Beberapa bulan yang lalu sejak kelulusannya dari sebuah Madrasah Tsanawiyah (Mts), Febri memang harus bersedih, keinginannya melanjutkan sekolah bagi Febri seperti sebuah mimpi indah. Sejak pandemi Covid-19 ini Ibunya tak lagi memberikannya uang saku karena dagangannya harus berhenti. Ibu Febri adalah penjual sate di jalanan Malioboro. Alih-alih untuk biaya melanjutkan sekolah, untuk kebutuhan sehari-hari saja harus didapatkan dengan begitu sabar. Apalagi Ayah Febri juga sudah tidak bisa bekerja karena penyakit yang diderita.

Namun sore itu angin kebahagiaan menghampirinya. Bingkisan Untuk Yatim (BUY), salah satu program yang digagas PPPA Daarul Qur’an untuk para yatim dan dhuafa penghafal al-Qur’an diterima Febri dalam bentuk beasiswa pendidikan. Anak terakhir dari lima bersaudara Ibu Susi ini amat bersyukur.

Sudah tiga tahun lebih Febri nyantri di Rumah Tahfidz Nurul Qur’an Patuk. Kini ia sudah hafalan Juz 1 dan juz 21 bin nadhri setelah menyelesaikan metode Qira’ati.  Meski keadaan keluarganya cukup sulit, Febri tetap bercita-cita untuk dapat khatam al-Qur’an. Ia pun memilih untuk tetap di Rumah Tahfidz Nurul Qur’an sambil sekolah nantinya demi selesai hafalan Qur’an. Ia bercita-cita untuk dapat bekerja setelah lulus SMK, menggantikan sang Ayah.

“Alhamdulillah, senang. sangat bersyukur karena dapat sekolah lagi, Nanti kalau sudah lulus SMK mau bekerja bantu Ibu,” ungkap Febri.

Alhamdulillah, kini Febri dapat melanjutkan pendidikannya lagi berkat adanya Beasiswa Pendidikan dari program BUY PPPA Daarul Qur’an Yogyakarta. Semoga BUY menjadi solusi santri yatim dan dhuafa untuk melanjutkan sekolah dan menurunkan angka putus sekolah. []