Kisah KH. Yusuf Mansur Berjuang Melawan Covid-19 dan Pesannya untuk Masyarakat

Kisah KH. Yusuf Mansur Berjuang Melawan Covid-19 dan Pesannya untuk Masyarakat
pppa-daarul-quran
pppa-daarul-quran
pppa-daarul-quran

Seperti diketahui, KH. Yusuf Mansur dikonfirmasi terpapar Virus Corona atau Covid-19 pada Kamis (10/12) lalu. Ia mendapati bahwa dirinya dinyatakan positif setelah mendapatkan kabar dari petugas medis yang memeriksanya. Kabar tersebut pun diumumkannya melalui akun Instagram pribadinya dan meminta doa dari masyarakat.

"Alhamdulillaah. segala puji bagi Allah. saya dan Fadhil, sementara positif Covid. bismillaah. minta didoakan ya. juga buat yang lain. saya yg baris kedua bawah. mksh atas segala doanya. insyaaAllah nanti Allah kembalikan lagi immun dan kesehatannya, dan kemudian swab lagi, negatif. aaamiin," tulisnya.

Sepekan setelah dinyatakan positif Covid-19, kondisi KH. Yusuf Mansur sudah berangsur membaik. Meski demikian, ia masih kesulitan untuk bernapas dengan baik.

"Kawan-kawan, Rabu 16 Des, jam 16.20 WIB, saya di posisi membaik. Alhamdulillah. Tapi saya masih belum bisa napas panjang dan belum bisa napas dalam. Namun bahagia, penuh syukur, anteng, kalem, adem, yakin, sangat semangat," ungkapnya.

Ia pun sempat memberikan kabar kepada para asatidz rumah tahfidz melalui pesan WhatsApp. Dalam pesan tersebut, dirinya meminta doa dan mengatakan bahwa ingin segera bersua kembali.. 

"Titip doa trs buat saya yaaaa... doa kembali ke yang mendoakan dan seluruh keluarganya. sehat total. aaaamiin. dan ga ada yang kena covid sama sekali. bener-bener ga enak, ga nyaman, sakit, dll. selamat. selamet. selamet. sehat. sehat. sehat. salam sayang dan salam rindu. ingin rasanya segera keliling rumah-rumah tahfidz tanpa covid di dunia ini," tulisnya dalam pesan tersebut.

Pesan itu pun mendapat banyaks sekali respon dari para asatidz rumah tahfidz. Seperti Ustadz Nur Utomo misalnya. Ia memastikan bahwa dirinya, jajaran asatidz dan para santri rumah tahfidz selalu berdoa untuk kesembuhan KH. Yusuf Mansur.

"Doa selalu teriring dari kami dan santri-santri Rumah Tahfidz untuk kyai, semoga lekas sembuh kyai," sanggahnya menanggapi pesan KH. Yusuf Mansur.

Sementara itu, keluarga besar Daarul Qur'an pun menggelar doa dan khataman bersama untuk kesembuhan KH. Yusuf Mansur, terutama di rumah tahfidz yang tersebar di seluruh Indonesia. Mereka membacakan Al-Qur'an dan doa memohon agar KH. Yusuf Mansur lekas pulih dan dapat kembali berkumpul bersama asatidz dan para santri.

Tak lupa, KH. Yusuf Mansur pun memberikan pesan kepada masyarakat agar jangan menganggap enteng virus ini. Ia mengingatkan agar masyarakat tetap menjaga diri, mematuhi protokol kesehatan, memakai masker, menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan, menjaga jarak dan hidup sehat.

Selain itu, ia pun berpesan agar memperbanyak syukur dan taubat kepada Allah. Satu amalan yang tak boleh ditinggalkan ialah dzikir pagi dan petang. 

"Banyak dzikir pagi sore. Sebab sepenuh-penuhnya itu dzikir perlindungan dan kesehatan," pungkasnya. []