Ustadz Yusuf Mansur: Kemenangan Sejati adalah Saat Mendapat Ampunan Allah

Pengadilan Negeri (PN) Tangerang menggelar sidang terkait gugatan perdata dengan program tabung tanah Ustadz Yusuf Mansur pada Rabu (22/6). Dalam putusannya, PN Tangerang menolak atau tidak menerima gugatan tersebut.

Ustadz Yusuf Mansur: Kemenangan Sejati adalah Saat Mendapat Ampunan Allah
hari-santri-daarul-quran
hari-santri-daarul-quran

Pengadilan Negeri (PN) Tangerang menggelar sidang terkait gugatan perdata dengan program tabung tanah Ustadz Yusuf Mansur pada Rabu (22/6). Dalam putusannya, PN Tangerang menolak atau tidak menerima gugatan tersebut.

Ketua majelis hakim menyatakan mengabulkan eksepsi pihak Ustadz Yusuf Mansur. Hakim menolak gugatan yang diajukan oleh penggugat bernama Sri Sukarsi dan Marsiti dengan nomor 1366/Pdt.G/2021/PN Tng. (Detik.com)

Menanggapi hal tersebut, Ustadz Yusuf Mansur mengatakan semua yang terjadi tentunya atas izin Allah. Namun hal itu tak membuatnya jemawa, putusan ini justru dijadikan olehnya sebagai muhasabah untuk semakin mengambil hikmah dari setiap peristiwa yang terjadi.

“Sebab kemenangan utama itu diampuni Allah, dimaafin, dirahmati, dan dikasih bersaudara dengan semua yang membenci, mencari gara-gara, mencari-cari kesalahan, mencari-cari aib dan keburukan, dan membuat narasi-narasi kayak apaan tau. Dan kemenangan juga bagi saya, adalah saat semua yang ditipu oleh penipu asli yang entah gimana itu, bisa diganti sama Allah berlipat-lipat,”

“Termasuk juga ilmu, hikmah, ampunan, maaf, dan diganti dengan bener-bener kebaikan-kebaikan dunia akhirat, dalam beragam bentuknya. Seperti iman, islam, kebahagiaan-kebahagiaan lain, panjang umur, lagi sehat wal’afiyat, keluarga dan turunan-turunan yang baik-baik saja, dan sebagainya,” tutur Ustadz Yusuf Mansur dalam akun Instagram pribadinya @yusufmansurnew.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang masih percaya dan mendukungnya sampai saat ini. Ustadz Yusuf Mansur juga meminta ketulusan doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar persoalan yang terjadi saat ini Allah berikan jalan keluar sebaik-baiknya dan ada hikmah serta kebaikan yang bisa dipetik.

“Semoga semua dikasih kesabaran, dan terus melangkah membangun umat, bangsa dan negara. bergandengan tangan, bersatu, dan berhenti saling memusuhi, dan memprovokasi. Berhenti menghasud, menebarkan kebencian, kemarahan berhenti memproduksi konten-konten yang campur aduk, konten-konten yang mengundah amarah, tanda tanya, candaan-candaan bahaya, dan pemutarbalikan fakta,” harapnya.