Gelimang Prestasi Santri Rumah Tahfidz Bali di Ajang MTQ Desa

Gelimang Prestasi Santri Rumah Tahfidz Bali di Ajang MTQ Desa
pppa-daarul-quran
pppa-daarul-quran
pppa-daarul-quran

Santri-santri didikan Ustadz Khalid Bin Walid di Rumah Tahfidz Nurul Qur'an berhasil menyabet sederet prestasi di ajang Gebyar Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Ke XXVIII di Desa Patas, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali. Mereka adalah Ardiyansyah, Alif Afthoni, Wildatul Aufa, Zidan Azka, dan Dwi Riada Anam.

Keempatnya merupakan santri Rumah Tahfidz Nurul Qur'an yang baru satu tahun berdiri. Rumah tahfidz tersebut merupakan rumah tahfidz pertama yang berafiliasi dengan Daarul Qur'an di Pulau Dewata. Tempatnya berada di Desa Patas, atau sama dengan tempat digelarnya acara tersebut.

Ustadz Khalid, pengasuh Rumah Tahfidz Nurul Qur'an dan juga Koordinator Daerah (Korda) Rumah Tahfidz Center wilayah Bali berkata, "Alhamdulillah, dalam gebyar MTQ Ke XXVIII di Desa Patas, Kecamatan Gerokgak, menjuarai di semua bidang lomba, ada Tilawatil Qur'an, Tartil Qur'an, Tahfidz Qur'an, Sahril Qur'an dan Khotmil Qur'an.”

Untuk lomba Khotmil Qur'an di bagian mushaf, utusan Rumah Tahfidz Nurul Qur'an menjadi juara satu dengan mengalahkan para pesaingnya. Sedangkan untuk lomba Tahfidz Qur'an, dua santri Rumah Tahfidz Nurul Qur'an berhasil meraih peringkat satu dan dua. Serta membawa pulang gelar juara satu dan dua pula di cabang lomba Tilawatil Qur'an golongan anak-anak.

Lelaki asal Situbondo, Jawa Timur, itu sangat senang dengan prestasi santri-santrinya. Menurutnya, hal ini merupakan sebuah perkembangan yang sangat baik bagi perjalanan dakwahnya.

"Alhamdulillah, berkat doa para kiai dan PPPA Daarul Qur'an. Insya Allah, saya di sini akan lebih semangat mensyiarkan dakwah Daarul Qur'an," tuturnya. (dio/mnx)