Selamat Jalan Sofyan Hadi Sang Legenda Persija

Selamat Jalan Sofyan Hadi Sang Legenda Persija
pppa-daarul-quran
pppa-daarul-quran
pppa-daarul-quran

Innalillahi wa innailaihi raji'un. Kabar duka datang dari Legenda Persija Jakarta, Sofyan Hadi yang meninggal dunia pada Rabu (11/3) siang. Mantan pemain sekaligus pelatih Persija Jakarta itu meninggal dalam usianya yang ke-69 tahun karena penyakit kanker tulang yang dideritanya sejak 2014 silam.

Almarhum dimakamkan tidak jauh dari kediamannya di Perumahan Ciomas Grande, Bogor. Sejak divonis mengidap kanker tulang, Sofyan Hadi terus menjalani serangkaian pengobatan hingga kemoterapi.

Sakit yang diderita Sofyan Hadi harus membuatnya meninggalkan dunia sepak bola setelah sebelumnya melanglang buana sebagai pemain dan pelatih. Di era 1970-an, nama Sofyan Hadi termasuk dalam jajaran pesepak bola papan atas di Indonesia. Di klub internal Persija, yaitu PS Jayakarta, Sofyan Hadi menjelma menjadi bintang sepak bola Indonesia.

Juara perserikatan pada 1973 pun pernah diraih Sofyan Hadi. Gelar tersebut diikuti dengan prestasi serupa di musim 1975 dan 1979 hingga mengantarkannya menjadi salah satu punggawa Tim Nasional Indonesia di Kualifikasi Pra Olimpiade Montreal, Kanada, 1976.

Masih banyak lagi prestasi Sofyan Hadi sebagai pemain yang tidak banyak orang tahu. Semua itu terbukti dari banyaknya piagam penghargaan, piala, dan dokumentasi yang terpampang di rumahnya. 

Karirnya sebagai seorang pelatih pun tak kalah mentereng. Selain beberapa klub terkenal tanah air, pada 2001, Sofyan Hadi ditunjuk sebagai pelatih Persija Jakarta yang menangani Bambang Pamungkas dan kawan-kawan. Pada tahun yang sama, lelaki yang semasa hidupnya kerap memelihara jenggot itu berhasil membawa Persija menjuarai Liga Indonesia VII sekaligus mengukir namanya di salah satu daftar legenda sepak bola Indonesia.

Bersama tim JanganMenyerah.id yang digawangi oleh Rian Ekky Pradipta, vokalis band D'Masiv, PPPA Daarul Qur'an pernah berkesempatan untuk mengunjungi kediamannya. Saat itu, Sofyan Hadi masih dapat bercerita panjang lebar mengenai perjalanan hidupnya bersama si kulit bundar. Akan tetapi, pada kesempatan kedua tim JanganMenyerah.id bersilaturahmi, Sofyan Hadi sudah terlihat kurus dan hanya bisa berbaring di tempat tidurnya.

Saat itu, Rian D'Masiv mempersembahkan lagu "Jangan Menyerah" spesial untuk Sofyan Hadi. "Bagus banget suaranya," kata Sofyan Hadi berbisik kepada anaknya yang terus berada di sampingnya.

Tak hanya bersilaturahmi, tim JanganMenyerah.id dan PPPA Daarul Qur'an juga memberikan bantuan kepada Sofyan Hadi untuk meringankan beban pengobatannya. Meski terlihat susah untuk berbicara, saat itu Sofyan Hadi tetap berusaha untuk mengucapkan terima kasih.

Selamat jalan Coach Sofyan Hadi, selamat jalan legenda sepak bola Indonesia. Semoga Allah menerima seluruh amal ibadahnya, mengampuni segala dosa-dosanya serta ditempatkan di tempat terbaik yaktu surga. Aamiin. (dio/mnx)