Saat Air Mulai Langka, Laznas PPPA Daarul Qur’an Bersama Ichi Tan Hadir di Lebak

Saat Air Mulai Langka, Laznas PPPA Daarul Qur’an Bersama Ichi Tan Hadir di Lebak
vickypedulidisabilitas
vickypedulidisabilitas
vickypedulidisabilitas

Bagi sebagian orang, air bersih mungkin hanya perlu membuka keran. Namun bagi warga di sejumlah wilayah Kabupaten Lebak, Banten, mendapatkan air bersih saat musim kemarau berarti harus menempuh jarak, mencari sumber air yang tersisa, dan menghemat setiap tetesnya.

Musim kemarau 2026 mulai memberikan tekanan terhadap ketersediaan air di berbagai daerah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat hingga pertengahan Juli 2026, sebanyak 509 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 54,5 persen wilayah daratan Indonesia telah memasuki musim kemarau. Puncak musim kemarau diprediksi berlangsung pada Agustus hingga September, dengan sebagian besar wilayah diperkirakan mengalami kondisi yang lebih kering dibandingkan normal.

Kondisi tersebut turut dirasakan masyarakat di Kabupaten Lebak. Ketika hujan semakin jarang turun dan sumber air mulai terbatas, kebutuhan yang paling sederhana sekalipun minum, memasak, mandi hingga memenuhi kebutuhan sehari-hari menjadi persoalan yang tidak sederhana.

Merespons kondisi tersebut, Laznas PPPA Daarul Qur’an bersama PT Ichi Tan Indonesia, Pemerintah Kabupaten Lebak dan Lebak Ruhay menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan, Jumat (11/9).

Sebanyak 250 penerima manfaat mendapatkan bantuan air bersih yang disalurkan di dua titik, yakni Kampung Karoya dan Kampung Cipining, Desa Karangnunggal, Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak, Banten.

Bantuan ini bukan sekadar tentang mengantarkan air dari satu tempat ke tempat lain. Di tengah kemarau yang membuat warga harus berjuang mendapatkan sumber air, distribusi tersebut menjadi ikhtiar untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

Direktur Program Laznas PPPA Daarul Qur’an, Zainal Umuri, mengatakan kehadiran PPPA Daarul Qur’an di tengah masyarakat merupakan bagian dari upaya untuk merespons kebutuhan yang dirasakan secara langsung.

“Kami ingin memastikan masyarakat yang terdampak kekeringan tetap mendapatkan akses air bersih. Ini bukan hanya tentang menyalurkan air, tetapi juga tentang menghadirkan kepedulian dan gotong royong di tengah kondisi yang sedang dihadapi masyarakat,” ujar Zainal.

Hal senada disampaikan perwakilan PT Ichi Tan Indonesia, Amas. Menurutnya, keterlibatan perusahaan dalam aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang menghadapi keterbatasan akses air.

“Kami berharap bantuan air bersih ini dapat sedikit meringankan kebutuhan masyarakat selama musim kemarau. Bagi kami, kolaborasi seperti ini menjadi langkah nyata untuk hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.

Kepala Desa Karangnunggal, Marno, turut menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan. Ia mengatakan keterbatasan air bersih menjadi salah satu persoalan yang dirasakan warga ketika musim kemarau berlangsung.

“Kami berterima kasih kepada PPPA Daarul Qur’an, PT Ichi Tan Indonesia, Pemerintah Kabupaten Lebak, dan Lebak Ruhay yang sudah memberikan bantuan air bersih kepada warga kami. Bantuan ini sangat berarti, terutama bagi masyarakat yang kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari,” tuturnya.

Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus berlanjut apabila kondisi kekeringan masih terjadi. “Kami berharap sinergi seperti ini dapat terus terjalin, sehingga masyarakat tidak merasa sendiri dalam menghadapi kondisi kekeringan,” tambahnya.

Bagi warga yang menerima, air bersih yang datang di tengah kemarau bukan sekadar bantuan. Ada kebutuhan sehari-hari yang kembali terbantu, ada kekhawatiran yang sedikit berkurang, dan ada pesan bahwa mereka tidak menghadapi musim kemarau seorang diri.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Laznas PPPA Daarul Qur’an bersama PT Ichi Tan Indonesia berupaya menghadirkan manfaat secara langsung bagi masyarakat. Sebab ketika kebutuhan dasar mulai sulit didapat, kepedulian tidak cukup hanya disampaikan ia perlu hadir dan dirasakan.

Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari komitmen PT Ichi Tan Indonesia untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Perusahaan yang berdiri sejak 2014 tersebut merupakan hasil kerja sama ICHITAN Group PCL asal Thailand dan PT Atri Pasifik Indonesia, serta bergerak di industri Ready to Drink (RTD). Melalui berbagai inisiatif dan kolaborasi sosial, PT Ichi Tan Indonesia terus berupaya menghadirkan manfaat di tengah masyarakat. (ARA)