3.000 Porsi Makanan dan 405 Layanan Medis untuk Penyintas Gempa NTT
Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) melalui Program Kemaslahatan bersama Mitra Kemaslahatan PPPA Daarul Qur’an menyalurkan bantuan tanggap bencana bagi penyintas gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bantuan difokuskan di Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, dan Kecamatan Elar, Kabupaten Manggarai Timur, dengan pos kemanusiaan didirikan untuk mendukung kebutuhan masyarakat terdampak.
Hingga pembaruan 7 September 2026, BPKH telah merealisasikan 3.000 porsi makanan melalui dapur umum dari target 3.000 porsi. Di bidang kesehatan, layanan medis telah menjangkau 405 orang, melampaui target awal sebanyak 400 orang.
Sementara itu, penyaluran paket sembako telah terealisasi untuk 100 orang dari target 300 orang dan masih terus dilakukan secara bertahap.
BPKH juga menyiapkan distribusi 6 tangki air serta 300 paket hygiene kit dan shelter kit untuk mendukung kebutuhan dasar penyintas di lokasi terdampak.
Salah seorang penyintas gempa Ibu Fanta Ibrahim, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima. “Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Setelah gempa, kami masih merasa takut dan membutuhkan banyak kebutuhan untuk bertahan di pengungsian,” ujarnya.
Bantuan tersebut menjadi bagian dari komitmen BPKH dalam menghadirkan manfaat Program Kemaslahatan, khususnya bagi masyarakat yang menghadapi kondisi darurat akibat bencana.
Melalui kolaborasi dengan PPPA Daarul Qur’an sebagai Mitra Kemaslahatan, BPKH terus memastikan bantuan dapat menjangkau masyarakat terdampak dan diberikan berdasarkan kebutuhan di lapangan.
BPKH bersama Mitra Kemaslahatan akan terus bergerak membantu penyintas gempa NTT, meringankan beban mereka, dan mendukung proses pemulihan masyarakat pascabencana. (ARA)


