Covid-19, Peperangan dan Hafalan Qur'an Santri Daarul Qur'an Gaza

Covid-19, Peperangan dan Hafalan Qur'an Santri Daarul Qur'an Gaza
pppa-daarul-quran
pppa-daarul-quran
pppa-daarul-quran

Pandemi Covid-19 telah mewabah hampir ke seluruh negara, termasuj Palestina. Dalam kajian online spesial bertema 'Apa Kabar Palestina di Tengah Pandemi?' PPPA Daarul Qur'an Yogyakarta mengundang Abdillah Onim atau kerap disapa Bang Onim untuk menceritakan kondisi di Palestina saat ini, Sabtu (26/9).

Koordinator Daarul Qur'an Gaza itu memulai penyampaiannya dengan memberikan angka terkini kasus Covid-19 di Palestina. Menurutnya, hingga Sabtu lalu, sudah lebih dari 2.400 jiwa yang terpapar Covid-19.

Situasi ini tidak merubah serangan tentara Israel kepada penduduk Palestina. Sejak 14 tahun silam hingga saat ini, penduduk Palestina terus menerus menjadi bulan-bulanan terntara Israel yang ingin berkuasa.

Namun demikian, Bang Onim menyampaikan, semangat para santri Daarul Qur'an Gaza tidak pernah berkurang. Mereka terus semangat menghafalkan Al-Qur'an.

"Situasi saat ini di Palestina, sudah 14 tahun lebih diblokade oleh Israel. Namun alhamdulillah walaupun dalam situasi saat ini kita dapat mengetahui bahwa semangat dari santri tidak pernah berkurang untuk selalu menjaga hafalan Qur'an," ucapnya.

Sebab mereka tahu bahwa salah satu aset yang sangat berharga di dunia dan menjadi bekal di akhirat adalah hafalan Al-Qur'an. Maka dari itu, tugas Daarul Qur'an Gaza adalah terus melahirkan generasi penghafal Qur'an.

"Salah satu peran paling penting dari Daarul Qur'an Indonesia cabang Palestina adalah memperbanyak generasi penghafal Qur'an di Palestina. Dan ini merupakan sebuah dukungan yang sangat luar biasa untuk Palestina," tuturnya.

"Saya sendiri menjadi saksi di mana semangat para penghafal di Palestina pada saat terjadi peperangan, pada saat mewabahnya Covid-19, mereka tidak pernah lepas dari menghafal ayat suci Al-Qur'an. Saya menjadi saksi ketika terjadi peperangan, mereka bukannya panik, takut, tapi mereka menggenggam ayat suci Al-Qur'an," imbuhnya.