Imam Muda yang Dirindukan

Imam Muda yang Dirindukan
pppa-daarul-quran
pppa-daarul-quran
pppa-daarul-quran

Sempat terjadi ketegangan ketika Dwiki Putra Utama yang merupakan imam muda Daarul Qur’an menyudahi kultumnya usai memimpin salat Tarawih dan akan melanjutkan salat Witir di Masjid At Taqwa, Desa Kedaton, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Minggu (20/5). Di bagian shaf jemaah laki-laki, salah satu orang tetiba berdiri dan melontarkan suara lantang penuh kekecewaan yang ditujukan kepada Dwiki dan takmir masjid, sontak membuat seluruh jemaah kaget dan tegang tanpa kecuali imam muda.

Kejadian itu membuat Amir Al Hakim pendamping imam muda  Daarul Qur’an mempersilakan sang bapak untuk meyampaikan maksudnya. Dengan nada tinggi, lelaki paruh baya itu pun meminta agar kajian bersama imam muda tak berlangsung singkat. Bila perlu dilanjutkan dengan acara tanya jawab agar rasa rindu warga dengan sosok imam muda yang telah sangat dinantikan ilmu dan kehadiranya, terbayarkan. Atas kesepakatan bersama, acara tanya jawab pun dilaksanakan meski dibatasi untuk tiga penanya.

Ketika Dwiki akan beranjak berdiri, kali kedua dibuat kaget dengan adanya suara yang cukup mengharukan dari salah satu jemaah perempuan. Ibu Inis sapaan akrabnya, ia mengajukan satu permohonan kepada Dwiki agar warga Desa Kedaton diberikan kesempatan untuk menikmati salat dengan bacaan yang jauh lebih panjang dan syahdu lagi dari imam muda  Daarul Qur’an ini.

Dwiki pun bersedia memberikan hadiah bacaan yang lebih panjang dan syahdu saat salat Witir. Imam muda dari Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an Tangerang itu pun mendoakan masyarakat Kedaton khususnya jemaah yang hadir. "Semoga seluruh masyarakat Kedaton dapat menunaikan ibadah haji dan umrah serta memiliki anak keturunan yang hafizh Qur’an sehingga keberkahan akan dirasakan lantaran banyaknya penghafal alquran yang lahir di desa tersebut," harapnya.

Suasana kekeluargaan nampak sangat kental saat itu. Usai rangkaian acara buka puasa bersama, salat Tarawih dan Witir, jemaah pun tak mau kehilangan kesempatan untuk berfoto bersama dan menyalami Dwiki. "Semoga kegiatan yang sangat baik dan bermanfaat ini tidak hanya cukup sampai di sini, tapi tetap berkelanjutan baik mingguan maupun bulanan," harap Lurah Desa Kedaton, Haryanto di penghujung acara.