Kisah Semangat dan Kegigihan Marbot Penyandang Disabilitas

Kisah Semangat dan Kegigihan Marbot Penyandang Disabilitas
hari-santri-daarul-quran
hari-santri-daarul-quran

"Kehendak Allah melebihi segala logika yang dimiliki oleh manusia," ungkap Ustadz Muhammad Alim.

Ustadz Muhammad Alim (36) adalah seorang marbot penyandang disabilitas yang memiliki ukuran kaki dan tangan yang tak sama seperti orang lain pada umumnya. Namun keterbatasan fisik sejak lahir tersebut tidak membuatnya berkecil hati dan menjadi penghalang untuk melakukan beragam aktivitas termasuk kegiatan-kegiatan dakwah.

Sepertihal nya marbot masjid pada umumnya, Ustadz Alim bertugas untuk mengumandangkan adzan, membersihkan masjid, dan memastikan para jamaah nyaman untuk beribadah di masjid.

Sudah 15 tahun amanah ini dijalaninya dengan senang hati di Masjid Baitussalam, Puspowarno, Semarang. Ustadz Alim terus memperjuangkan apa yang selama ini ia yakini dengan niat ikhlas karena Allah.

Ayah satu anak ini memiliki prinsip yang sangat kuat dan mulia. Ia berkata, “ketika kita yakin bahwa semua yang kita lakukan dengan tulus karena Allah, insya Allah akan mendapatkan keberkahan dari Allah.”

Alhamdulillah pada hari senin (13/11) PPPA Daarul Qur’an Semarang berkesempatan menyalurkan program sahabat disabilitas dari donatur kepada Ustadz Alim. “Terima kasih PPPA Daarul Qur’an dan para donatur, semoga Allah senantiasa memberikan keberkahan, Kesehatan dan rezeki yang berlimpah kepada para donatur. Aamiin,” tutur ustadz Alim.