Milka Jadikan Qur'an Sebagai Pondasi Kehidupan

Milka Jadikan Qur'an Sebagai Pondasi Kehidupan
hari-santri-daarul-quran
hari-santri-daarul-quran

Muhammad Milka Muharam (15), berasal dari Tasikmalaya, Jawa Barat. Saat ini Milka tengah mengeyam pendidikan di Pesantren Tahfidz Daarul Qur'an Takhassus Brebes kelas 10 setara SMA. 

Sejak usia dini kedua orangtuanya, Beni Suparjo dan Siti Uqbatul Fitroh, mengarahkan Milka untuk mementingkan ilmu agama. Berkat didikan orangtuanya Milka kini memilih jalur pendidikan yang fokus untuk menghafal Al-Qur'an.

Bagi Milka Al-Qur'an adalah segalanya, "Al-Qur'an itu pegangan, memang pengennya (dekat dengan) Al-Qur'an makanya pilih pendidikan yang fokus untuk menghafal juga," jelasnya.

Setiap harinya Milka mampu menyetorkan hafalan Al-Qur'an sebanyak 6 sampai 7 kali setoran kepada pembimbingnya. Milka mengaku setiap kali setoran dirinya mampu menghafal 1 sampai 2 halaman. "Iya setoran biasanya 6 sampai 7 kali sehari, sekali setoran seringnya sih 1 atau 2 halaman," ujarnya.

Maka tak heran jika Milka telah mengkhatamkan hafalan Al-Qur'an nya pada hari Sabtu (5/11) lalu. Meski baru mengikuti program takhassus selama beberapa bulan, Milka mampu menunjukkan kepada teman seperjuangannya bahwa menghafal bukanlah perkara waktu namun niat adalah hal penentu.

Diakhir perbincangan Milka menyampaikan pesannya agar tercapai target hafalannya, "kejar target hafalanmu, selalu inget kata ibu jangan asal pindah tidur dan makan harus ingat tujuannya untuk menghafal Qur'an," tuturnya.

Oleh : Royana, PPPA Daarul Qur'an Cirebon