Menilik Persiapan Menjelang Peluncuran Institut Daarul Qur'an

Menilik Persiapan Menjelang Peluncuran Institut Daarul Qur'an
pppa-daarul-quran
pppa-daarul-quran
pppa-daarul-quran

Institut Daarul Qur’an (Idaqu) akan diresmikan pada Kamis (5/3). Namun, geliat persiapan untuk menyambut hadirnya kampus para pembumi Al-Qur’an ini telah tampak sejak satu minggu sebelum acara itu berlangsung, puncaknya H-1 pada Rabu (4/3).

Semua berjibaku menyiapkan segala kebutuhan yang diperlukan demi kesuksesan acara tersebut. Mulai dari para pekerja bangunan yang sejak sepekan lalu menghabiskan waktu 24 jam agar pembangunan Idaqu tahap satu segera rampung, sampai panitia yang sedari pagi sudah menata setiap ruangan yang nantinya akan diisi oleh tamu undangan.

“Saya senang sekali bisa menjadi bagian dari berdirinya kampus untuk para penghafal Al-Qur’an, semoga saya bisa mendapat keberkahannya,” ujar Heri (40) salah satu kenek bangunan yang saat itu tengah bolak-balik mendorong gerobak berisi pasir dan konblok.

Seperti diketahui, Idaqu akan diresmikan langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi. Turut hadir Duta Besar Arab Saudi HE Esam A Abid Al Thagafi dan Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah. Hadir pula Dewan Pembina Daarul Qur’an KH Yusuf Mansur dan sejumlah tokoh, pengusaha hingga donatur yang telah mendukung berdirinya kampus untuk para penghafal Al-Qur’an ini.

Penampilan-penampilan menarik dari para santri Daarul Qur’an seperti pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an, hadroh, pencak silat sampai marching band diharapkan dapat menambah kemeriahan acara tersebut. Begitu banyak pihak yang sangat antusias menyambut hadirnya Idaqu. Bukan hanya dari para dosen, mahasiswa, tapi juga masyarakat khususnya yang berada di sekitaran kampus yang terletak di kawasan Cipondoh, Tangerang, Banten itu.

“Mohon doa agar acaranya berjalan dengan lancar dan semoga semua yang terlibat dalam pembangunan ini Allah berikan keberkahan serta kemuliaan baik di dunia dan juga di akhirat kelak,” harap Rektor Idaqu, Muhammad Anwar Sani. (ara)