Pandemi Covid-19 Membuat Gerobak Papeda Milik Ponidi Terdiam di Rumah

Pandemi Covid-19 Membuat Gerobak Papeda Milik Ponidi Terdiam di Rumah
beasiswa-idaqu
beasiswa-idaqu
beasiswa-idaqu

Siang itu paket sembako kembali diantarkan satu persatu menuju rumah para penerima manfaat. Sampai tibalah PPPA Daarul Quràn Palembang di salah satu rumah sederhana milik Ponidi (65). Ia merupakan penjual papeda, sebuah jajanan dari olahan sagu yang digulung menggunakan lidi kemudian diberi aneka bumbu.

Ponidi biasa menjual jajanan papeda dari sekolah ke sekolah. Namun, semenjak pandemic covid-19, sudah sebulan lebih gerobak papeda Ponidi hanya berada di dalam rumah, tidak kemana-mana.

Pernah mencoba berjualan di rumah. Tapi bukannya untung malah rugi, karena tidak ada yang membeli. Syukurlah anak masih bekerja sehingga bisa membantunya memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.

“Alhamdulillah, paket sembako untuk keluarga Pak Ponidi telah diberikan untuk membantu kebutuhannya selama Ramadan. Pak Ponidi dan keluarga mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah memberi bantuan donasi paket sembako untuk keluarganya. Semoga menjadi amal jariyah dan dilipatgandakan balasannya,” ujar Dwi Frihanto. (siti/dio)