Dari Kita untuk Teman Tuli: Berbagi manfaat untuk Mereka yang Tak Pernah Lelah Mengajar
Sebagai wujud kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan Al-Qur’an yang inklusif, PPPA Daarul Qur’an menyalurkan bantuan sembako kepada para pengajar dalam program Tuli Mengaji di Rumah Belajar Tuli Baitul Ashom. Program ini menjadi bentuk dukungan nyata bagi para pengajar yang juga merupakan bagian dari komunitas Tuli.
Mengusung semangat “dari tuli untuk tuli”, para pengajar tidak hanya berperan sebagai fasilitator pembelajaran, tetapi juga sebagai representasi bahwa keterbatasan pendengaran bukanlah penghalang untuk terus berbagi ilmu. Dengan menggunakan bahasa isyarat, mereka membimbing sesama sahabat Tuli dalam memahami dan mendekatkan diri kepada Al-Qur’an.
Dalam proses pembelajaran, kedekatan emosional antara pengajar dan santri menjadi kekuatan utama. Kesamaan pengalaman hidup menjadikan proses belajar lebih mudah diterima, komunikatif, dan penuh empati. Hal ini menciptakan ruang belajar yang tidak hanya inklusif, tetapi juga memberdayakan.
Penyaluran bantuan sembako ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari para pengajar, sehingga mereka dapat terus menjalankan peran mulianya dengan lebih optimal. Dukungan ini juga menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjaga keberlangsungan dakwah Al-Qur’an di kalangan komunitas Tuli.
Melalui program ini, PPPA Daarul Qur’an terus berkomitmen menghadirkan pendidikan Islam yang berkeadilan dan berkelanjutan, sekaligus mengajak masyarakat luas untuk turut ambil bagian dalam mendukung gerakan dakwah inklusif bagi sahabat Tuli.



