Ringkasan Ceramah Ramadhan

Ringkasan Ceramah Ramadhan - Bulan Ramadhan adalah bulan penuh kemuliaan yang selalu dinantikan kedatangannya oleh seluruh umat Islam. Seluruh kebaikan pada bulan Ramadhan akan Allah ganti dengan pahala. Seperti halnya dengan mencengarkan ceramah Ramadhan.

Ringkasan Ceramah Ramadhan
Ilustrasi - Ringkasan Ceramah Ramadhan/Freepik
pppa-daarulquran
pppa-daarulquran
pppa-daarulquran

Ringkasan Ceramah Ramadhan - Bulan Ramadhan adalah bulan penuh kemuliaan yang selalu dinantikan kedatangannya oleh seluruh umat Islam. Seluruh kebaikan pada bulan Ramadhan akan Allah ganti dengan pahala. Seperti halnya dengan mencengarkan ceramah Ramadhan.

Mendengarkan ceramah Ramadhan adalah kegiatan bermanfaat untuk mengisi waktu di bulan Ramadhan. Selain itu, menyampaikan ceramah juga merupakan hal terpuji karena membagikan ilmu kepada orang lain.

Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat” (HR. Bukhari)

Ceramah Ramadhan biasa menjadi topik yang dicari tidak hanya bagi umat Islam pada umumnya namun juga para penceramah. Oleh sebab itu ringkasan ceramah ustadz-ustadz ternama bisa menjadi referensi terbaik.

Apa Itu Ceramah Ramadhan?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, ceramah adalah pidato oleh seseorang di hadapan banyak pendengar, mengenai suatu hal, pengetahuan, dan sebagainya. Ceramah sendiri biasanya berisi pesan-pesan yang sifatnya edukatif dan informatif.

Sedangkan ceramah Ramadhan adalah pidato yang disampaikan oleh pendakwah yang mengangkat tema tentang Ramadhan. Ceramah Ramadhan biasanya disampaikan setelah Sholat Tarawih.

Contoh Ringkasan Ceramah Ramadhan

Ada beberapa ringkasan ceramah Ramadhan yang bisa dijadikan rujukan. Pada kesempatan kali ini, terdapat satu ringkasan ceramah singkat tentang Ramadhan dari Ketua Dewan Syariah Daarul Qur'an yaitu KH. Ahmad Kosasih. Berikut isi ceramahnya:

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh 

Alhamdulillah wasshalatu wassalamu ala rasulillah amma ba'du. Sahabat-sahabatku yang dirahmati Allah, alhamdulillah kita masih diberikan kesehatan oleh Allah untuk bertemu dengan bulan suci Ramadhan. Mudah-mudahan sampai akhir Ramadhan kita dapat menjalankan ibadah puasa, Shalat Tarawih dan ibadah-ibadah lain dengan sebaik-baiknya.

Sahabat yang dirahmati Allah, Ramadhan kita sebut sebagai bulan istimewa. Kenapa? Karena berbeda dari bulan lain. Apa keunikan dan istimewa bulan Ramadan?

Pertama, Allah nyatakan dalam Firman-Nya, yaitu dalam Alquran Surat Al Baqarah ayat 185 "Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.

Allah menurunkan Alquran di bulan Ramadhan maka menjadi bulan Ramadhan  istimewa dari bulan lain. Bahkan pada malam qadar Allah turunkan kitab suci Alquran tersebut. 

Ramadhan juga sebagai barometer tolok ukur kedekatan kita dengan Alquran. Kalau di bulan Ramadhan kita tidak mampu membaca dengan sering atau tidak bisa menghatamkan Alquran maka termasuk orang yang rugi. 

Mari pada bulan puasa ini kita gemarkan, rajinkan, kita banyakkan membaca Alquran. Kalaupun masih merasa belum pandai, belum paham, belum bisa, maka menuturkan melafalkan huruf Alquran akan ada banyak kesempatan buat belajar Alquran.

Bulan Ramadhan juga diistimewakan oleh Allah juga sebagai bulan yang kata Nabi di mana pintu-pintu surga dibuka oleh Allah. Sebaliknya pintu-pintu neraka ditutup. Apa maksudnya? Pintu surga dibuka artinya begitu mudah di bulan Ramadhan ini untuk kita menjalankan ibadah kepada Allah bahkan ibadah dilipatgandakan pahalanya sehingga dengan ibadah yang kita lakukan akan menghantarkan kita dengan mudah masuk kedalam surganya Allah.

Bayangkan begitu mudah dan besar pahala ketika kita menjalankan satu macam ibadah sebut saja memberikan makanan berbuka puasa kepada satu orang yang puasa. Entah itu makanan ringan atau mungkin makanan padat, makanan berat, kita berikan kepada satu orang saja maka kita mendapatkan dua pahala puasa pahala, yaitu pahala puasa orang yang kita berikan makan tanpa mengurangi pahala puasa orang tersebut. 

Bayangkan kalau kita memberi makan kepada 10 orang berarti kita mendapat pahala 10 hari puasa. Ya begitulah yang Allah janjikan kepada kita. 

Pintu neraka ditutup di bulan Ramadhan bagaimana maksudnya? Ketika sedang puasa hati kita, jiwa kita, berat berbuat maksiat. Kita lagi puasa kok masa maksiatnya, percuma dong puasa kita, kalau kita berani melakukan maksiat di bulan suci Ramadhan.

Maka itu artinya pintu neraka ditutup itu karena dorongan buat maksiat di bulan Ramadhan itu kecil. Bahkan InsyaAllah minim sekali. Tidak ada sama sekali dorongan maksiat ini Ramadhan. 

Itulah contoh ceramah singkat Ramadhan yang bisa menjadi pelajaran maupun rujukan bagi para pendakwah. Semoga bermanfaat. Wallahu a'lam.

Anda bisa berpartisipasi dalam program sedekah penghafal Quran bersama Laznas PPPA Daarul Qur'an. Klik di sini untuk berdonasi. Semoga Allah menerima setiap amal ibadah kita. Aamiin.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

pppa-daarulquran
pppa-daarulquran
pppa-daarulquran