Kisah Wanda, Mahasiswa BTQ Asal Gowa yang Orang Tuanya Meninggal Dunia Saat Diwisuda

Tangis haru dan pilu menyelimuti perasaan Wanda Nurul Fauzia, S.H. yang merupakan mahasiswa jurusan Perbandingan Mazhab dan Hukum, Fakultas Syariah dan Hukum, Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar.

Kisah Wanda, Mahasiswa BTQ Asal Gowa yang Orang Tuanya Meninggal Dunia Saat Diwisuda
Wanda Nurul Fauzi, santri penerima beasiswa BTQ for Leaders Daarul Qur'an
Kisah Wanda, Mahasiswa BTQ Asal Gowa yang Orang Tuanya Meninggal Dunia Saat Diwisuda
Kisah Wanda, Mahasiswa BTQ Asal Gowa yang Orang Tuanya Meninggal Dunia Saat Diwisuda
Kisah Wanda, Mahasiswa BTQ Asal Gowa yang Orang Tuanya Meninggal Dunia Saat Diwisuda
hari-santri-daarul-quran
hari-santri-daarul-quran

Tangis haru dan pilu menyelimuti perasaan Wanda Nurul Fauzia, S.H. yang merupakan mahasiswa jurusan Perbandingan Mazhab dan Hukum, Fakultas Syariah dan Hukum, Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar.

Wanita yang akrab disapa Wanda ini merupakan santri penerima beasiswa BTQ for Leaders Makassar tahun 2018. Hari berbahagia yang dinantikannya yaitu wisuda ternyata juga menjadi hari kelam baginya.

Betapa tidak tepat di hari prosesi wisudanya oada Rabu (28/9), ayah Wanda meninggal dunia. Kenyataan ini tentu saja membuat Wanda sangat terpukul dan sedih.

Mengingat Wanda telah menyiapkan hadiah indah untuk orang tuanya dengan menyelesaikan program studi sarjananya. Namun di waktu yang sama pula Allah memanggil ayahanda Wanda, Abdul Kahar bin Sabang, kembali ke pangkuan-Nya.

Dua hari sebelum wisuda, ayah Wanda dilarikan ke Rumah Sakit Umum dan Daerah Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa. Hingga pada Rabu (28/9) pukul 15.00 WITA sang ayah dinyatakan meninggal dunia.

Rabu pagi, Wanda masih sempat mengikuti prosesi wisuda yang digelar di Hotel Claro Makassar. Pada Kamis siang (29/9), Wanda mengantarkan jenazah sang ayah yang dikuburkan di daerah tinggalnya, Pekuburan Umum Pallangga.

Selama menempuh pendidikan di UIN Alauddin Makassar, Wanda termasuk mahasiswa yang memiliki nilai akademik bagus dan lulus kuliah dengan nilai cumlaude dan IPK 3,92. Wanda juga merupakan santri BTQ for Leaders yang aktif di berbagai organisasi dan memiliki progres hafalan yang bagus.

Saat ini Wanda tengah menyetorkan hafalannya sampai di juz 25. Aktivitas Wanda saat ini mengajar privat dan mengelolah sebuah Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) di sekitar rumahnya.

“InsyaAllah, Wanda sudah membanggakan orang tua, sang Ayah tentu sangat bangga dengan putrinya, sang Hafidzhah Qur'an. Istiqomah dan semangat dalam menghafal dan mengajarkan Al-Qur’an,” pesan Ahmad Akbar selaku Kepala Cabang PPPA Daarul Qur’an Sulsel kepada Wanda. []