Akhirnya Yakobus Kembali Pulang

Akhirnya Yakobus Kembali Pulang
pppa-daarul-quran
pppa-daarul-quran
pppa-daarul-quran

Sufiya Awrenam (30) nampak segar menggendong Yakobus Amerkab (1 tahun), anak terakhirnya. Tampak raut bahagia karena Yakobus berangsur pulih.

"Biasanya, tiap malam dia menangis," ujar Sufiya.

Sepekan lalu, Yakobus terpaksa dijemput oleh tim kesehatan yang menyisir pedalaman Asmat-Papua. Yakobus tinggal bersama keluarga di distrik Bets Bamung, 3 jam dengan speedboat dari Agats. Yakobus mengalami gizi buruk dengan kondisi badan kurus yang cukup memprihatinkan.

Sufiya menuturkan, sehari-hari bekerja mencari kayu besi. Keluar masuk hutan adalah sesuatu yang biasa sebagai mata pencaharian keluarga. Makanan pokok dari bahan-bahan Sagu.

Namun karena pengetahuan yang kurang, air bersih yang terbatas, juga asupan gizi yang kurang, Yakobus kekurangan gizi. Tubuhnya kurus tak berdaya.
Melihat anaknya kembali pulih, Sufiya mengajukan permohonan untuk pulang kembali ke distrik. Setelah sepekan meninggalkan 2 anak dan suami di kampung, Sufiya bersyukur anaknya pulih, sehingga bisa segera pulang.

Tantangannya, Sufiya harus memantau kondisi Yakobus. Menjaga nutrisi dan menjalankan hidup bersih dan sehat ditengah banyak keterbatasan hidup di pelosok.