Ketika Cahaya Al-Qur'an Terasa di Usia 55 Tahun

Syukur alhamdulillah, saat usia saya sudah menginjak 55 tahun, Allah SWT memberikan karunia besar berupa hidayah untuk mengikuti program Kelas Tahsin Tahfidz di PPPA Daarul Quran Bogor. Seakan saya terlahir kembali ke dunia ini dengan kesempatan kedua untuk mempelajari Al Quran dan itu sungguh sangat membahagiakan.

Ketika Cahaya Al-Qur'an Terasa di Usia 55 Tahun
Penyerahan sertifikat
beasiswa-idaqu
beasiswa-idaqu
beasiswa-idaqu

Syukur alhamdulillah, saat usia saya sudah menginjak 55 tahun, Allah memberikan karunia besar berupa hidayah untuk mengikuti program Kelas Tahsin Tahfidz di PPPA Daarul Qur'an Bogor. Seakan saya terlahir kembali ke dunia ini dengan kesempatan kedua untuk mempelajari Al-Qur'an dan itu sungguh sangat membahagiakan.

Sejak awal memang selalu ada niat untuk menghafal Al-Qur'an, namun selalu ada saja kendala yang membentang. Sehingga niat mulia tersebut kembali surut, mulai dari faktor usia yang tidak muda lagi dan kesibukan duniawi yang menyita waktu. Sampai pada metode menghafal terasa belum ada yang pas di hati. Sering menjadi bayang-bayang yang menghadang langkah memulai  menghafal Al-Qur'an.

Namun kegalauan itu tidak berlarut-larut, saya bersyukur pada Allah dapat petunjuk melalui media sosial tentang pembukaan program Kelas Tahsin Tahfidz, sehingga pada saat itu juga saya membulatkan tekad untuk mengikuti program tersebut. Mendaftar secara online di angkatan ke-8 yang berlangsung tanggal 8 November 2021 hingga 21 Februari 2022.

Setelah mengikuti program Kelas Tahsin Tahfidz, sungguh banyak pelajaran berharga yang  didapatkan dan tidak mungkin dituangkan pada media yang terbatas ini. Sehingga saya hanya mengungkapkan secara subjektif apa yang dirasakan setelah mengikut proses menghafal selama empat bulan.

Sungguh saya merasakan ketenangan yang berbeda dengan pesan-pesan Al-Qur'an yang dihafalkan di Kelas Tahsin Tahfidz PPPA Daarul Qur'an Bogor, yang sebelumnya saat saya baca Qur'an tidak merasakan hal seperti itu.

Proses penghayatan pesan Al-Qur'an untuk kemaslahatan hidup di dunia dan di akhirat serta kisah-kisah umat terdahulu yang semakin menguatkan keyakinan bahwa Al-Qur'an itu memang adalah “Hudall Linnas” atau petunjuk bagi manusia yang sesungguhnya.

Terima kasih semuanya, untuk guru-guru yang telah membimbing saya serta keluarga besar PPPA Daarul Qur'an. Semoga Allah meridhai amal usaha kita. Aamiin.

Testimoni Neti Hastuti, seorang ibu rumah tangga yan menjadi peserta Kelas Tahsin Tahfidz Batch 8 PPPA Daarul Qur'an Bogor.