Perkuat Dakwah Inklusif Tanpa Batas, LAZNAS PPPA Daarul Qur'an Kunjungi Kepala LPMQ Kemenag RI

Perkuat Dakwah Inklusif Tanpa Batas, LAZNAS PPPA Daarul Qur'an Kunjungi Kepala LPMQ Kemenag RI
vickypedulidisabilitas
vickypedulidisabilitas
vickypedulidisabilitas

Jajaran pimpinan Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) PPPA Daarul Qur'an yang dipimpin langsung oleh Direktur Utama Dwi Kartika Ningsih, didampingi Manager Program dan Supervisor Qur'an Call, melakukan kunjungan audiensi ke kantor Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an (LPMQ) Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, Rabu (16/9). Kunjungan kerja ini bertujuan untuk menyerahkan laporan perkembangan program Tuli Mengaji sekaligus mendiskusikan peluang kolaborasi strategis dalam pengembangan platform digital pendidikan Al-Qur'an inklusif yang akan segera diluncurkan.

Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi kedua pihak untuk menyelaraskan visi pemerataan akses belajar Al-Qur'an bagi para penyandang disabilitas sensorik rungu wicara. Selain memaparkan capaian pembelajaran Tuli Mengaji di lapangan, tim LAZNAS PPPA Daarul Qur'an turut menyampaikan hasil kajian dampak sosial dari program Tuli Mengaji serta potensi ekspansi metode pembelajaran Al-Qur'an Isyarat hingga ke tingkat akar rumput di berbagai daerah.

Direktur Utama LAZNAS PPPA Daarul Qur'an, Dwi Kartika Ningsih, menegaskan bahwa transformasi dakwah berbasis digital dan inklusif adalah komitmen jangka panjang lembaga. "Kami ingin memastikan bahwa setiap sahabat Tuli memiliki ruang dan kemudahan yang setara dalam berinteraksi dengan kitab suci. Kehadiran platform digital yang sedang kami siapkan dirancang untuk melengkapi program Tuli Mengaji konvensional, sehingga jangkauan edukasi Al-Qur'an isyarat ini dapat diakses secara masif tanpa terhalang sekat geografis," ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Manager Program LAZNAS PPPA Daarul Qur'an, Maulana Kurnia Putra memaparkan bahwa hasil kaji dampak memperlihatkan adanya beberapa pola peningkatan kompetensi ajar Al-Qur’an Isyarat dengan beberapa pendakatan dan penguatan model pelatihan. "Evaluasi kaji dampak membuktikan bahwa metode pembelajaran yang terstruktur di Tuli Mengaji sangat efektif. Kolaborasi bersama LPMQ ini diharapkan dapat memperkuat standardisasi pengajaran Al-Qur'an Isyarat di komunitas akar rumput, sekaligus menjadi landasan kurikulum yang kokoh dalam ekosistem digital yang sedang kami matangkan," tuturnya.

Menyambut inisiatif tersebut, Kepala LPMQ Kemenag RI, Abdul Aziz Sidqi, mengapresiasi langkah progresif LAZNAS PPPA Daarul Qur'an dalam membumikan Al-Qur'an ramah disabilitas. "Kami sangat menyambut baik ikhtiar ini dan siap mendukung dalam kolaborasi penguatan Al-Qur'an Isyarat, baik dari sisi pentashihan mushaf maupun penyelarasan standarisasi materi. Integrasi antara pendampingan komunitas di akar rumput dengan pemanfaatan teknologi digital merupakan terobosan krusial agar literasi Al-Qur'an inklusif makin berdaya guna bagi seluruh masyarakat," ungkapnya. (MKP)