Saat Serangan Israel Menewaskan Keluarga Al-Kawalek

Saat Serangan Israel Menewaskan Keluarga Al-Kawalek
pppa-daarul-quran
pppa-daarul-quran
pppa-daarul-quran

Konflik Israel dan Palestina telah banyak menelan korban jiwa. Dikutip dari BBC, pada 20 Mei 2021 dari sebanyak 219 orang yang terbunuh di Gaza, Palestina, 63 di antaranya adalah anak-anak.

Salah satu kisah yang memilukan adalah saat 13 orang dari keluarga  Al-Kawalek yang bermukim di pusat Kota Gaza gugur. Ketika itu, serangan Israel menghantam ruas Jalan Al-Wihda, Kota Gaza pada Ahad (16/5) pagi. 

Sebagian besar keluarga Al-Kawalek yang meninggal dunia adalah anak-anak, bahkan satu di antara mereka masih berusia 6 bulan. Keluarga Al-Kawalekter kubur puing-puing bangunan setelah serangan tersebut meluluhlantahkan rumah mereka.

Dua korban gugur dari keluarga Al-Kawalek adalah kakak beradik Yara (9) dan Rula (5). Mereka berdua sempat menerima perawatan dari Dewan Pengungsi Norwegia (NRC), namun akhirnya dinyatakan gugur.

"Kami tidak melihat apa-apa selain asap," kata salah satu anggota keluarga yang masih hidup, Sanaa al-Kawalek, kepada Felesteen Online, dikutip dari BBC.

Selain korban meninggal dunia, anak-anak keluarga Al-Kawalek juga dirundung duka. Beberapa di antara mereka berhasil selamat, tapi tidak dengan orang tua mereka.

Sahabat, mari dukung anak-anak dan warga di Palestina dengan doa dan sedekah terbaik. Semoga dukungan kita dapat meringankan bebab mereka. Klik di sini untuk donasi!