Salwa, Santri Tunanetra Penghafal 10 Juz Al-Qur'an

Gadis berusia 12 tahun itu merupakan satu-satunya santri tunanetra di Rumah Tahfidz Daarul Qur'an Ar-Rafi yang ikut diwisuda. Hebatnya, meski memiliki kekurangan, Salwa berhasil diwisuda dengan kategori hafalan 10 juz. 

Salwa, Santri Tunanetra Penghafal 10 Juz Al-Qur'an
Salwa, Santri Tunanetra Penghafal 10 Juz Al-Qur'an
Salwa, Santri Tunanetra Penghafal 10 Juz Al-Qur'an
pppa-daarul-quran
pppa-daarul-quran
pppa-daarul-quran

Momen yang ditunggu-tunggu Salwa Nabila akhirnya tiba. Pada Ahad (26/6) lalu, Salwa dan 22 santri lainnya resmi diwisuda.

Salwa merupakan salah satu santri Rumah Tahfidz Daarul Qur'an Ar Rafi, Tegal. Hari itu adalah momen yang sangat bersejarah karena impiannya untuk menjadi hafidzah kian dekat.

Gadis berusia 12 tahun itu merupakan satu-satunya santri tunanetra di Rumah Tahfidz Daarul Qur'an Ar-Rafi yang ikut diwisuda. Hebatnya, meski memiliki kekurangan, Salwa berhasil diwisuda dengan kategori hafalan 10 juz. 

Hal tersebut menjadi pemacu Salwa untuk menunjukkan kepada semua orang bahwa keterbatasan tidak menghalanginya menghafalkan Al-Qur'an. Selama ini Salwa belajar menghafal Al-Qur'an melalui bantuan music audio box. 

Pada hari wisudanya, Salwa dikejutkan dengan hadiah yang diberikan oleh Rumah Tahfidz Center dan PPPA Daarul Qur'an. Salwa tidak menyangka dirinya akan mendapatkan hadiah Qur'an braile audio yang diidamkannya. Salwa memang belum bisa membaca Qur'an braile, namun dirinya berkeinginan untuk bisa membacanya tidak sebatas menghafalkan saja.

Salwa pun tersenyum bahagia menerima hadiah Qur'an braile audio tersebut. Anak ketiga dari pasangan Ibu Daniati dan Bapak Frans Roberto, mengaku terharu dengan pemberian tersebut. "Makasih banyak ya, kak, Yaa Allah, enggak nyangka dapat hadiah di hari wisuda, seneng banget," tuturnya.

Oleh: Royana, PPPA Daarul Quran Cirebon