Karir Jalan, Menghafal Qur'an Lancar

PPPA Daarul Qur'an mendapatkan kunjungan dari tamu istimewa pada Kamis (10/11/2022) siang. Adalah Hanna Della Andrea yang merupakan manajer salah satu hotel ternama di Jakarta.

Karir Jalan, Menghafal Qur'an Lancar
hari-santri-daarul-quran
hari-santri-daarul-quran

PPPA Daarul Qur'an mendapatkan kunjungan dari tamu istimewa pada Kamis (10/11/2022) siang. Adalah Hanna Della Andrea yang merupakan manajer salah satu hotel ternama di Jakarta.

Daarul Qur'an bukan tempat yang asing baginya meski baru pertama kali berkunjung. Sebab, ia adalah salah satu santri Qur'an Call yang sudah bergabung sejak September 2020 silam.

Dea, sapaan akrabnya, mengaku senang dapat bertemu langsung dengan pengajarnya yakni Ustadzah Wulandari dari Qur'an Call. Ia juga berkesempatan berjumpa dengan para pengajar Qur'an Call lainnya secara langsung.

Ia sempat menceritakan kesan-kesannya selama belajar di Qur'an Call. Semua itu bermula saat dirinya mendapatkan pesan WhatsApp. Pesan tersebut ternyata datang dari Qur'an Call.

"Jadi, awalnya dulu saya dapet pesan WhatsApp dari nomor baru. Eh, tahunya ada tawaran ngaji online," ujarnya mengingat.

Tertarik dengan pesan tersebut, Dea kemudian mendaftarkan diri menjadi santri dan mulai belajar Al-Qur'an. Salah satu hal yang membuatnya langsung tertarik adalah karena Qur'an Call menawarkan program belajar Al-Qur'an yang sangat fleksibel dan bisa dilakukan dari maja saja.

Dea pun memulai proses belajarnya bersama pengajar di Qur'an Call. Saat itu, ia langsung dibimbing oleh Ustadzah Wulandari yang diketahui terus menjadi pengajarnya hingga saat ini.

"Saya mulai belajar di Qur'an Call dari awal banget, artinya dari belajar makhorijul huruf, sifat-sifat huruf, dan sebagainya. Intinya semuanya dari awal banget," kata wanita 51 tahun tersebut.

Seiring berjalannya waktu, ia terus melatih kemampuannya dalam melafalkan Al-Qur'an. Hingga saat ini dirinya sudah menghafal juz 30 dan mulai merambah ke surat-surat pilihan.

Ia mengungkapkan bahwa ada ketenangan dan kenyamanan ketika menghafal Al-Qur'an. Dirinya juga merasakan kedamaian setelah membaca Al-Qur'an, hal yang tidak ia rasakan sebelumnya.

"Sebagai umat Islam, kita wajib belajar Al-Qur'an ya. Itu juga yang membuat saya mau belajar Al-Qur'an, meski bisa dibilang agak terlambat karena nggak dari anak-anak," ucapnya.

Dea juga menyadari bahwa dirinya memiliki kesibukan di tempatnya bekerja. Meski demikian, aktivitas sehari-hari sebagai wanita karir merupakan tantangan dalam prosesnya menghafal Al-Qur'an.

Hal itu ia tanggapi dengan santai, karena dirinya selalu menyempatkan waktu untuk kembali membuka mushaf Al-Qur'an di sela-sela waktu bekerja. Bahkan ia juga merekomendasikan kepada teman-temannya agar belajar Al-Qur'an di Qur'an Call.

"Kalau ditanya mau hafal 30 juz atau enggak, pastinya mau banget. Tapi, saya juga ingat usia, insyaAllah saya akan memaksimalkan proses belajar ini, semoga bisa hafal 30 juz," harapnya.

Tidak lupa, Dea juga berpesan kepada generasi milenial agar tidak selalu menomorsatukan urusan dunia. Sebab menurutnya belajar Al-Qur'an sejak muda adalah aset berharga untuk hari tua. []