Kemenag : Daarul Qur'an, Kawah Candradimuka Generasi Rabani

Kemenag : Daarul Qur'an, Kawah Candradimuka Generasi Rabani
pppa-daarul-quran
pppa-daarul-quran
pppa-daarul-quran

Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) Muhammad Fuad Nasar menilai pengembangan sumber daya manusia di Indonesia memerlukan keterlibatan wakaf dalam sektor filantropi Islam yang memiliki dimensi ekonomi. Ia berharap wakaf dapat memberikan manfaat di luar sektor ekonomi.

Pemerintah dalam hal ini Kemenag RI kata dia, akan terus mendorong agar wakaf dapat berperan sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat baik di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi dan lain sebagainya. Bahkan hingga menyentuh aspek-aspek yang berkaitan dengan kebudayaan dan ilmu pengetahuan.

Dalam alokasi kemanfaatannya, Wakaf Daarul Qur'an (Daqu) pun mendukung pembangunan Institut Daarul Qur'an (Idaqu). Kampus yang diharapkan dapat mencetak pendidik, pemimpin dan entrepreneur berkarakter Qur’ani, berwawasan global dan berpengetahuan luas. Fuad mengapresiasi ikhtiar dan niat baik PPPA Daarul Qur’an mendirikan Idaqu.

"Saya mengapresiasi pembangunan Institut Daarul Qur'an, tentu mereka (mahasiswa) tidak hanya ditempa dalam pendidikan tahfizhnya saja, tapi juga mentalitas, kepemimpinannya, wawasannya, tentang komitmen sebagai seorang muslim dalam berdakwah dan berkebangsaan, dan itu penting sekali," ujar Fuad.

Ia berharap Wakaf Daqu dapat benar-benar menjaga amanah umat dengan baik. Mengingat, Daarul Qur'an telah hadir di tengah masyarakat Indonesia sebagai lembaga sosial dengan kebermanfaatan yang luas.

"Begitu banyak harapan masyarakat kepada Daarul Qur'an yang harus kita jaga, kembangkan manfaatnya, dan ini bisa menjadi inspirasi sebuah lembaga pendidikan untuk melahirkan generasi-generasi rabani, generasi Qur'ani, generasi yang memiliki keseimbangan antara zikir dan pikir, antara ilmu dan alam, antara kesalehan sosial dan ritual. Itulah profil generasi harapan masa depan bangsa kita ke depan," tuturnya.

Fuad sangat berharap Daarul Qur'an menjadi salah satu kawah candradimuka dalam membina generasi penerus bangsa, kader-kader umat Islamyang memiliki kemampuan dan potensi diri.

"Sehingga Daarul Qur'an dapat berkontribusi secara maksimal dalam mewarnai bangsa Indonesia, mengawal negara ini sebagai negara yang berdaulat, merdeka, dan negara yang mampu memberikan kesejahteraan, keadilan kepada seluruh rakyat, sesuai dengan apa yang sering kita baca dalam Al-Qur'an, baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur," ucapnya. (dio/ara)