Tausiyah Syekh Abdul Basith Musfi di Masjid Al-Jabbar Serang

Roadshow Tabligh Akbar Bersama Syeikh Abdul Basit Musfi berlanjut ke Masjid Al-Jabbar Serang pada Senin (20/3). Sebelum mengisi kajian Syeikh Abdul Basit Musfi memimpin Sholat Isya berjamaah.

Tausiyah Syekh Abdul Basith Musfi di Masjid Al-Jabbar Serang
Tausiyah Syekh Abdul Basith Musfi di Masjid Al-Jabbar Serang
Tausiyah Syekh Abdul Basith Musfi di Masjid Al-Jabbar Serang
pppa-daarul-quran
pppa-daarul-quran
pppa-daarul-quran

Roadshow Tabligh Akbar Bersama Syeikh Abdul Basit Musfi berlanjut ke Masjid Al-Jabbar Serang pada Senin (20/3). Sebelum mengisi kajian Syeikh Abdul Basit Musfi memimpin Sholat Isya berjamaah.

Setelah itu, ia memimpin kajian tentang persiapan menyambut datangnya bulan Ramadhan. Kajian berlangsung dengan khusyuk. Para jamaah terlihat sangat antusias menyambut kehadiran Syekh Abdul Basith Musfi.

"Syarat menjadi imam yaitu bacaannya harus jelas, lalu paham ilmu fiqih karena apa menjadi imam itu berat karena dosa jamaah itu ditanggung imam semuanya. Jika bacaan kita tidak jelas dan tidak benar, beratlah kita sebagai imam," tegas nya.

"Saat sholat berjamaah jangan sampai mendahului imam, mengapa dilarang mendahului nanti di akhirat orang yang saat sholat berjamaah sholatnya itu mendahului imam maka kepalanya berubah menjadi keledai, nauzubillah. Maka dari itu yang menjadi imam itu harus paham akan ilmu fiqih," imbuhnya.

Pada akhir tausyiahnya Syekh Abdul Basith Musfi berpesan kepada jamaah agar senantiasa berzikir dengan memperbanyak istighfar. "Mengapa kita harus beristighfar setelah sholat? Karena di setiap sholat kita, hati kita selalu lalai. Maka dengan istighfar kita meminta ampun dari kelalaian hati kita saat shalat," pungkasnya.

Oleh: Andri, PPPA Daarul Qur'an Banten