Pejuang Pendidikan di Tepian Pantai

Pendidikan merupakan latar belakang untuk membawa kehidupan menjadi lebih layak dan menjadi salah satu modal untuk menjalani kehidupan bermasyarakat. Dengan pendidikan kita dapat memperoleh banyak informasi serta memiliki wawasan yang luas.

Pejuang Pendidikan di Tepian Pantai
Pejuang Pendidikan di Tepian Pantai
Pejuang Pendidikan di Tepian Pantai
Pejuang Pendidikan di Tepian Pantai
Pejuang Pendidikan di Tepian Pantai
beasiswa-idaqu
beasiswa-idaqu
beasiswa-idaqu

Pendidikan merupakan latar belakang untuk membawa kehidupan menjadi lebih layak dan menjadi salah satu modal untuk menjalani kehidupan bermasyarakat. Dengan pendidikan kita dapat memperoleh banyak informasi serta memiliki wawasan yang luas.

Semua masyarakat Indonesia memiliki hak untuk mendapapatkan pendidikan yang layak. Tidak ada perbedaan antara masyarakat mampu dan masyarakat kurang mampu.

Pejuang pendidikan merupakan ujung tombak bagi bangsa untuk menciptakan generasi tangguh. Pejuang pendidikan di Indonesia adalah sebuah pengabdian, terlebih yang mengajar di daerah terpinggir. Dengan sarana pendidikan yang memprihatinkan dan perhatian kepada kesejahteraan pejuang pendidikan yang masih minim.

Indonesia merupakan wilayah yang luas, yang terdiri dari ribuan pulau. Tidak heran berbagai masalah banyak timbul, khususnya masalah yang terjadi di sektor pendidikan. Masalah-masalah dalam dunia pendidikan yang tidak segera teratasi akan semakin memperburuk keadaan dunia pendidikan Indonesia.

Padahal pendidikan menjadi salah satu faktor untuk membawa Indonesia menjadi negara maju. Dengan adanya pendidikan yang tinggi akan menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas, sumber daya manusia yang berkualitas akan menimbulkan pemikiran-pemikiran yang kreatif untuk mewujudkan negara Indonesia menjadi negara yang maju dan negara yang dipandang elok dari berbagai sudut dunia.

Sangat banyak permasalahan yang terjadi di dunia Pendidikan Indonesia yang seringkali menghambat peningkatan mutu Pendidikan Indonesia. Salah satunya masyarakat tidak heran dengan rendahnya kualitas Pendidikan Indonesia di daerah terpencil.

Berbagai aspek yang menyebabkan daerah terpencil memiliki tingkat pendidikan yang masih rendah yaitu tidak ada fasilitas yang cukup untuk menunjang proses belajar mengajar. Jumlah tenaga pendidik yang tidak sebanding dengan jumlah siswa di daerah tersebut. Minimnya tenaga pendidik juga menjadi penyebab rendahnya pendidikan di daerah terpencil. Keadaan tersebut menyebabkan tingkat kualitas pendidikan di daerah terpencil sangat tertinggal jika dibandingkan dengan kota-kota besar seperti kota-kota di Pulau Jawa.

Pendidikan menentukan nasib satu bangsa. Karena itu, peran guru dalam berjuang mendidik siswa saat ini akan menentukan gambaran Indonesia ke depannya. Semakin profesional guru mengajarkan peserta didik diyakini akan menghasilkan generasi penerus bangsa yang cemerlang dan membawa Indonesia ke masa yang lebih baik. Perjuangan para guru mencerdaskan anak didiknya bukanlah hal yang mudah. Terutama mereka yang berada di pinggiran daerah. Sebagai guru mereka harus profesional dalam menjalankan tugas.

Tinggal di daerah pinggiran, seperti yang menjadi tugas Izar, seorang pejuang pendidikan dari dearah desa Bajul Mati, Kabupaten Malang Selatan. Saat ini Izar mengasuh delapan orang anak dengan latar belakang kedua orang tua yang tidak mampu dalam segi pendidiakn dan ekonomi, serta pekerjaan orang tua sebagai petani dan nelayan yang tidak begitu memperihatinkan pendidikan bagi anka-anaknya. Itulah alasan mengapa Izar bertindak mengasuh beberapa nak tersebut.

Anak asuhnya tinggal bersama dengan dirinya, dibina dan dibimbing dengan mengedepankan akhlak. Setiap pagi hingga siang mereka mendapat pendidikan formal dan sore hari mendapatkan pendidikan agama berupa diniyah. Selaian akses jaringan internet dan telepon yang sulit, hal ini menjadi kontradiksi para pejuang pendidikan dalam mengajarkan semangat merdeka belajar.

Di tengah gencarnya gempuran teknologi di segala aspek kehidupan masyarakat saat ini, anak asuh pak izar memiliki ketrampilan yang mana, mempertahankan nilai kebudayaan lokal, seperti mendayung dan berenang. Hal ini perlu dimiliki anak di wilayah Desa Bajul Mati dan sekitarnya guna mempertahankan nilai budaya daerah dan mayoritas penduduk bajul mati dan sekitarnya bekerja sebagai nelayan dan petani. Selain memperjuangkan pendidikan, ia juga mengajarkan agama islam di Desa Bajul Mati. Merangkul semua masyarakat tanpa membeda-bedakan agama, suku dan ras adalah cara ia mensyiarkan agama Islam di Desa Bajul Mati.

“Meskipun hidup di desa tapi, kepercayaan diri harus melebihi orang-orang di kota, itulah kunci saya untuk memperjuangkan pendidikan di desa bajulmati dan sekitarnya. Selain itu kita harus menghormati dan menghargai setiap perbedaan yang terjadi dalam hidup dan kehidupan ini, dengan begitu kita dapat mensyiarkan agama islam lebih dekat ” ujar Izar, ketika berbincang sambil menikmati kopinya.

Sumber: https://www.kompasiana.com/faizafadhila8380/61a7578a75ead6087e2462b3/pendidikan-di-daerah-terpencil