PPPA Daarul Qur’an Yogyakarta Selenggarakan Dawrah dan Ijazah Kaidah DAQU

PPPA Daarul Qur’an Yogyakarta Selenggarakan Dawrah dan Ijazah Kaidah DAQU
PPPA Daarul Qur’an Yogyakarta Selenggarakan Dawrah dan Ijazah Kaidah DAQU
PPPA Daarul Qur’an Yogyakarta Selenggarakan Dawrah dan Ijazah Kaidah DAQU
hari-santri-daarul-quran
hari-santri-daarul-quran

PPPA Daarul Qur’an Yogyakarta menggelar Dauroh dan Ijazah Kaidah DAQU. Acara ini berlangsung selama dua hari yaitu pada Rabu-Kamis, 27-28 2022 di Grha Tahfidz II PPPA Daarul Qur’an Yogyakarta Zarkasji Abdul Salam. 

Kaidah DAQU sendiri merupakan metode membaca Al-Qur’an yang diluncurkan oleh Pondok Pesantren Tahfidz Daarul Qur’an. Metode membaca Al-Qur’an ini nantinya akan menjadi bahan ajar pokok di setiap institusi pendidikan Daarul Qur’an. 

Dilansir dari laman daqu school, Ustad Ahmad Jamil selaku ketua Daarul Qur’an bidang pendidikan mengatakan latar belakang metode ini adalah agar santri mendapatkan materi pengajaran yang singkat dan praktis hingga anak didik bisa membaca Al-Qur’an dengan baik. 

Metode ini merupakan metode yang menggabungkan beberapa metode membaca Al-Qur’an yang telah dikenal selama ini. Metode yang terdiri dari 6 seri ini disusun selama satu tahun oleh tim yang berisi lima assatidz Daarul Qur’an yakni Ustadz Muhaimin, Ustadz Halimi, Ustadz Bisyri, Ustadz Musta’in dan Ustadz Rosyidun.

Ustad Muhaimin, selaku Dewan Tahfidz Daarul Qur’an yang juga membersamai dawrah secara langsung selama dua hari kemarin, memberikan pemaparan terkait Kaidah DAQU. Kaidah DAQU ini memiliki beberapa ciri khas diantaranya, penyusunan yang sistematis, kemudian ditunjang juga dengan media seperti  speaker Qur’an, youtube, terdapat aplikasi di playstore. 

Ciri khas lainnya dalam kaidah DAQU adalah juga dilengkapi dengan pembahasan dan contoh-contoh goroib al qiroah (bacaan-bacaan asing). Dalam setiap halaman di kitabnya disertai dengan penjelasan dan dilengkapi warna pada pokok materi yang bertujuan agar santri lebih fokus pada setiap materi sehingga lebih mudah dipelajari. 

Sebanyak 36 peserta turut hadir dan mengikuti agenda tersebut. Adapun persebaran peserta berasal dari santri Tahfidz Intensif PPPA Daarul Qur’an Yogyakarta, BTQ, Grha Tahfidz, Rumah Tahfidz Wilayah Yogyakarta dan Rumah Tahfidz Wilayah Jawa Tengah. 

Uswah Aeniah, salah satu peserta dari BTQ for Leaders angkatan 2017 mengatakan senang bisa mengikuti dawrah, “Alhamdulillah ini insyaa allah sangat berarti untuk menjadi bekal dalam proses pengabdian kedepannya. Di dalam kaidah DAQU juga terdapat berbagai ciri khas yang insyaa allah nantinya akan memudahkan kita di dalam proses pengajaran Al Qur’an. Semoga ilmu ini bisa terus bermanfaat dan bisa di syiarkan dimanapun santri BTQ for Leaders menjalankan dakwahnya,” ujar Uswah.