Ustadz Hilman Fauzi : Bekal Hati Bertemu Ramadhan

Tidak terasa, Waktu sangat cepat berlalu, hari demi hari kita lewati, ternyata bulan penuh keberkahan, ampunan dan rahmat sudah diambang pintu. Lalu apa yang telah kita persiapkan untuk menyambut kedatangan tamu yang agung, yang membawa kebaikan dunia dan akhirat ?…

Ustadz Hilman Fauzi : Bekal Hati Bertemu Ramadhan
hari-santri-daarul-quran
hari-santri-daarul-quran

Tidak terasa, Waktu sangat cepat berlalu, hari demi hari kita lewati, ternyata bulan penuh keberkahan, ampunan dan rahmat sudah diambang pintu.

Lalu apa yang telah kita persiapkan untuk menyambut kedatangan tamu yang agung, yang membawa kebaikan dunia dan akhirat ?…

Kita yakin ramadhan pasti datang, akan tetapi tidak ada seorangpun dari kita yang yakin dan memastikan bahwa ia akan bertemu dengan Ramadhan, Kita hanya bisa berharap dan berdoa.

Salah satu nikmat yang harus banyak disyukuri meski oleh seorang yang lalai adalah nikmat ditundanya ajal dan sampainya kita di bulan Ramadhan. Tentunya jika diri ini menyadari tingginya tumpukan dosa yang menggunung, maka pastilah kita sangat berharap untuk dapat menjumpai bulan Ramadhan dan mereguk berbagai manfaat di dalamnya. Betapa Allah ta’ala senantiasa melihat kemaksiatan kita sepanjang tahun, tetapi Dia menutupi aib kita, memaafkan dan menunda kematian kita sampai bisa berjumpa kembali dengan Ramadhan.

Sesuatu yang agung dan mulia membutuhkan persiapan yang cukup untuk menyambutnya, Persiapan disini bukan hanya dengan menunggu datangnya bulan Ramadhan. Tetapi persiapan disini adalah mempersiapkan bekal untuk bekal di bulan Ramadhan. 

Kata Imam Abu Bakr Az Zuri rahimahullah, ia memaparkan dua perkara yang wajib kita waspadai. Salah satunya yaitu kewajiban telah datang tetapi kita tidak siap untuk menjalankannya. Ketidaksiapan tersebut salah satu bentuk meremehkan perintah. Akibatnya pun sangat besar, yaitu kelemahan untuk menjalankan kewajiban tersebut dan terhalang dari ridha-Nya. Kedua dampak tersebut merupakan hukuman atas ketidaksiapan dalam menjalankan kewajiban yang telah nampak di depan mata.

Maka bekal yang perlu kita siapkan untuk menyambut kedatangan Ramadhan adalah :
Pertama : Memperbanyak doa
Kedua : Perbanyak taubat
Ketiga : Banyak memohon kemudahan dari Allah
Keempat : Bekal ilmu
Kelima : Persiapan melatih membiasakan diri dengan memperbanyak amal
Keenam : Rancanglah agenda kegiatan yang manfaatnya besar di bulan Ramadhan

Ramadhan sangat singkat. Karena itu, isi setiap detiknya dengan amalan yang berharga, yang bisa membersihkan diri, dan mendekatkan diri kepada Allah. Barangsiapa jujur kepada Allah, maka Allah akan membantunya dalam melaksanakan agenda-agendanya dan memudahnya melaksanakan aktifitas-aktifitas kebaikan.

Semoga Allah menjadikan Ramadhan kita lebih baik dari sebelumnya. Marilah kita menyambut Ramadhan mubarok dengan suka cita, diiringi ilmu, taubat dan perbanyak do’a kemudahan.