Apa Bahayanya Ketika Saturasi Oksigen Rendah?

Apa Bahayanya Ketika Saturasi Oksigen Rendah?
pppa-daarul-quran
pppa-daarul-quran
pppa-daarul-quran

Covid-19 merupakan infeksi pada saluran pernapasan yang dapat memicu saturasi oksigen rendah. Saturasi oksigen merupakan ukuran persentase oksihemoglobin atau hemoglobin yang terikat oksigen dalam darah. 

Saturasi oksigen juga menjadi parameter penting untuk menentukan kandungan oksigen darah dan pengiriman oksigen. Setiap molekul hemoglobin mengandung empat kelompok heme yang dapat dengan mudah mengikat molekul oksigen yang ada dalam darah. 

Dengan kata lain, satu molekul hemoglobin dapat mengikat hingga empat molekul oksigen selama pengangkutan dalam darah. Untuk orang dewasa, kisaran normal satuasi oksigen arteri (SaO2) adalah 95 – 100 persen. 

Bahaya saturasi oksigen rendah 

Saturasi oksigen yang rendah bisa memicu hipoksemia, yaitu kondisi di mana tubuh tidak dapat mengirim oksigen ke semua sel, jaringan, dan organ. Hal tersebut juga bisa memicu berbagai gejala seperti sesak napas, sakit kepala, kegelisahan, pusing, pernapasan cepat, nyeri dada, kebingungan, tekanan darah tinggi, kurang koordinasi, gangguan penglihatan, perasaan euforia, hingga detak jantung cepat. 

Selain gejala di atas, hipoksemia juga bisa memicu stroke, trutama saat suplai oksifen ke otak berkurang. Kondisi ini juga bisa memicu serangan jatung dan matinya sel serta jaringan pada tubuh.

Pentingnya asupan oksigen

Bagi pasien Covid-19, asupan oksigen yang cukup merupakan salah satu kunci memulihkan kondisi tubuh. Sebagaimana diketahui bahwa virus Covid-19 menyerang terutama pada bagian pernapasan.

Namun, akhir-akhir ini banyak rumah sakit dan pasien Covid-19 yang mengeluhkan kekurangan stok oksigen. Hal itu disebabkan karena melonjaknya angka pasien Covid-19 di berbagai daerah.

Untuk itu, PPPA Daarul Qur'an mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu saling membantu menyediakan oksigen untuk rumah sakit dan pasien Covid-19 yang mebutuhkan.

"Yuk, kita bantu Satgas Covid-19 untuk mempercepat pemulihan pasien, inilah bentuk dukungan kita untuk menyelamatkan orang-orang di sekitar kita," ujar Direktur Utama PPPA Daarul Qur'an, Abdul Ghofur.

Klik di sini untuk berdonasi!

Sumber: kompas.com