Bupati Kotabaru Bersyukur Penghafal Qur'an Semakin Menjamur di Daerahnya

Bupati Kotabaru Bersyukur Penghafal Qur'an Semakin Menjamur di Daerahnya
Beasiswa PPPA Daarul Qur'an
Beasiswa PPPA Daarul Qur'an
Beasiswa PPPA Daarul Qur'an

Ada yang berbeda di Rumah Tahfidz Saijaan, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan pada Senin (20/1). Mulai dari pengurus, pengajar hingga para santrinya telah bersiap sedari pagi untuk menyambut kedatangan Bupati Kotabaru H Sayed Jafar Al-Idrus dan sang istri Bunda Paud Hj Fatma Idiana Sayed Jafar.

Bupati H Sayed Jafar mengatakan bahwakedatangannya tersebut untuk melihat langsung kondisi rumah tahfidz yang saat ini sudah dipenuhi kurang lebih 370 anak-anak santri untuk belajar. Ia sangat bersyukur lantaran santri di rumah tahfidz yang berada di bawah naungan Rumah Tahfidz Center (RTC) PPPA Darul Qur’an itu semakin bertambah.

“Nanti kedepannya Rumah Tahfidz ini kita akan perbaiki agar lebih baik lagi sehingga para santri yang belajar menuntut ilmu disini akan merasa nyaman sehingga apa yang disampaikan oleh para pengajar cepat diserap oleh para santri,” ujar Bupati H Sayed Jafar yang juga datang bersama sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Rumah Tahfidz Saijaan ini lanjut H Sayed Jafar, akan dihibahkan untuk menjadi aset dari rumah tahfidz itu sendiri.“Dalam hal pendidikan tentunya Pemerintah Kabupaten Kotabaru akan turut campur tangan dalam peningkatan ilmu keagamaan kepada para anak-anak serta nantinya kepada para pengajar kita akan usahakan untuk mendapatkan tunjangan dari daerah,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Badan Pengelola Rumah Tahfidz Saijaan H Muchtasar menuturkan, saat ini rumah tahfidz yang dikelolanya itu sudah memasuki usia sembilan tahun. Ia sangat bersyukur karena keberadaan Rumah Tahfidz Saijaan ini sangat membantu sekali bagi anak-anak dalam membaca dan mempelajari huruf-huruf Al-Qur’an.

Adapun metode pembelajaran yang ada di Rumah Tahfidz Saijaan yakni hafalan, tajwid, serta ketentuan-ketentuan membaca Al-Qur’an yang benar. Ia berharap para alumni yang keluar dari rumah tahfidz ini bisa menjadi penerus generasi Qur’ani dan melanjutkan dakwah tahfidzul Qur’an dari ilmu-ilmu yang telah didapatkannya selama belajar di rumah tahfidz.

“Alhamdulillah, pada tahun lalu di Kabupaten Tanjung salah anak didik Rumah Tahfidz Saijaan ini telah mengharumkan nama Baik Kabupaten Kotabaru menjadi juara satu tingkat Provinsi dalam lomba hafal Al-Qur’an,” tuturnya. (ara)