Sederet Cita-Cita Fadhlil, Jadi Pengusaha Sampai Bangun Pesantren

Sederet Cita-Cita Fadhlil, Jadi Pengusaha Sampai Bangun Pesantren
pppa-daarul-quran
pppa-daarul-quran
pppa-daarul-quran

Terlahir dari keluarga yang religius dan sangat konsen dalam pendidikan Qur’an, membuat  M Fadhlil Adzim termotivasi untuk menjadi penghafal Al-Qur’an. Di usianya yang kini beranjak 20 tahun, penerima Beasisawa Tahfizh Qur’an for Leaders PPPA Daarul Qur’an itu telah khatam 30 juz.

Cita-cita Fadhlil tak sampai di sana, ia juga ingin menjadi pengusaha di bidang kuliner dan membangun pesantren. Mahasiswa yang mengambil jurusan Ekonomi Syariah di Institut Pertanian Bogor (IPB) itu mengaku ingin berkontribusi dan bermanfaat untuk umat melalui sektor ekonomi dan pendidikan.

Fadhil yang saat itu bertemu tim PPPA Daarul Qur’an dan SedekahOnline.com di Kampus IPB pertengahan Maret lalu, menceritakan bahwa dirinya berniat memajukan yayasan TPA dan TK yang dirintis kedua orangtuanya untuk menjadi lebih besar lagi dan semakin bermanfaat.

“Tujuan saya menjadi pengusaha agar bisa menjadi seorang muzaki sehingga dapat meningkatkan ekonomi umat. Saya juga ingin mengembangkan yayasan yang dibangun ayah ibu dengan mendirikan pesantren atau boarding school dengan pendidikan Islam dan Qur’an terbaik,” tuturnya.

Keberkahan Al-Qur'an

Fadhlil mengaku banyak sekali keberkahan yang ia rasakan menjadi seorang penghafal Al-Qur’an. Salah satunya adalah saat diterima di IPB dan mendapat beasiswa. Menurutnya membaca dan mengingat kalam-kalamNya begitu menentramkan hati.

“Ada jalan-jalan yang tidak disangka saat ada kesulitan selalu Allah mudahkan seperti mendapat beasiswa dari BTQ. Kemudian dari yayasan yang orangtua saya rintis secara pribadi dari sedikitsantrinya sampai sekarang sudah ratusan pasti karena ada keberkahan Al-Qur’an di dalamnya,” ucap Fadhlil.

Anak pertama dari empat bersaudara itu mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah terlibat dalam program BTQ for Leaders sehingga ia bisa kuliah. “Semoga bisa menjadi amal jariyah yang bisa menghantarkan kita semua kepada surganya Allah,” harap Fadhlil.

Gersena untuk Kaderisasi 1.000 Sarjana Penghafal Al-Qur'an

Melalui Gerakan Sedekah Nasional (Gersena) yang jatuh pada 27 April 2019, PPPA Daarul Qur’an mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk ikut menjadi bagian dari lahirnya para sarjana penghafal Al-Qur’an. Karena selain Fadhlil, masih banyak para penghafal Qur’an yang ingin jadi sarjana.

Program BTQ for Leaders sendiri tengah memberikan beasiswa kepada 148 mahasiswa-mahasiwi di 24 Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Sementara itu ada 315 santri dari 10 Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an Takhassus yang juga punya mimpi bisa melanjutkan pendidikan tinggi.

Melalui pembangunan Institut Daarul Qur’an (Idaqu) PPPA Daarul Qur’an juga berupaya mewujudkan mimpi para penghafal Al-Qur’an menjadi sarjana yang siap mendidik, memimpin dan entrepreneur yang berkarakter Qur’ani, berwawasan global serta memiliki pengetahuan luas.